TERASJABAR.ID – Suasana memanas di Jalan Ir. H. Djuanda Kota Tasikmalaya, saat Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya bersama Badan Pertanahan Nasional Kota Tasikmalaya turun langsung melakukan pengukuran ulang proyek di lahan For You Padel, Selasa (5/5/2026).
Tim teknis BPN langsung tancap gas. GPS Geodetik dipasang, patok ditanam, meteran ditarik kencang. Batas-batas lahan ditelusuri satu per satu sesuai petunjuk pemilik. Semua mata tertuju pada satu hal yakni apakah luas di lapangan sama dengan data resmi pertanahan.
Petugas teknis ukur BPN, Herman, dengan tegas menyebut data lapangan sudah di tangan. “Hasil pengukuran sudah kami peroleh. Selanjutnya akan kami sinkronkan dan cocokkan dengan sistem BPN. Hasil finalnya kami serahkan ke DPRD pada Rabu (6/5/2026)” ujarnya tanpa ragu.
Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya, Anang Safaat, tak kalah garang. “Pengukuran ulang ini untuk kepastian, Kami mau tahu luas dan status lahan yang dipakai sebenarnya berapa. Sebelum data resmi BPN keluar, kami belum ambil sikap,” tegas Anang di tengah kerumunan.
Di balik pengukuran, warga sekitar tak tinggal diam. Mereka meluapkan keberatan keras soal dampak pembangunan terhadap lingkungan. Suasana sempat panas, adu argumen tak terhindarkan.
Tokoh pemuda setempat, Ajang Firman, buka suara. “Komunikasi dengan pengembang sudah kami lakukan. Tapi keresahan warga makin membesar. Kami butuh solusi, bukan janji,” ucapnya.
Perwakilan pengembang For You Padel, Muhamad Ismail menyampaikan, bahwa pihaknya terbuka untuk dialog. “Semua masukan kami dengar. Kami ikut aturan dan tunggu hasil resmi dari BPN,” katanya.*









