TERASJABAR.ID – Campak merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus dan lebih sering terjadi pada anak-anak.
Penyakit ini dapat menyebar melalui percikan udara saat penderita batuk atau bersin.
Gejala campak pada anak sering kali terlihat seperti flu biasa di awal, sehingga terkadang sulit dikenali.
Oleh karena itu, orang tua perlu memahami tanda-tandanya agar anak bisa mendapatkan perawatan yang tepat.
Berikut telah dirangkum beberap agejala campak pada anak yang perlu diperhatikan.
Baca Juga: Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi
Demam Tinggi
Salah satu gejala campak pada anak yang sering muncul adalah demam.
Biasanya, suhu tubuh anak dapat meningkat dan berlangsung selama beberapa hari.
Demam terjadi karena sistem kekebalan tubuh sedang melawan infeksi virus.
Selain suhu tubuh yang naik, anak juga dapat terlihat lebih lemas, rewel, kehilangan nafsu makan, atau kurang aktif dibandingkan biasanya.
Batuk, Pilek, dan Mata Merah
Sebelum ruam muncul, campak sering menunjukkan gejala seperti gangguan pernapasan ringan.
Anak dapat mengalami batuk, pilek, hidung tersumbat, serta mata merah dan berair.
Kondisi ini sering membuat campak terlihat seperti flu biasa pada awalnya.
Namun, jika gejala tersebut disertai demam yang tidak membaik atau muncul tanda lain, orang tua perlu lebih waspada.
Baca Juga: Terbaru! BUMN KAI Services Buka Loker di Bandung, Ini Syaratnya
Muncul Ruam Merah pada Kulit
Ruam merah merupakan salah satu tanda khas campak.
Biasanya, ruam mulai muncul di area wajah dan kemudian menyebar ke bagian tubuh lain seperti leher, dada, punggung, tangan, hingga kaki.
Ruam dapat muncul beberapa hari setelah gejala awal terjadi. Pada sebagian anak, ruam juga dapat disertai rasa tidak nyaman pada kulit.***


















