TERASJABAR.ID – Giorgio Chiellini memberikan pandangan terbuka mengenai krisis yang sedang dialami sepak bola Italia setelah kembali gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Ia menilai kondisi tersebut sebagai titik terendah dalam sejarah terbaru tim nasional, meskipun tetap menyimpan harapan terhadap munculnya generasi pemain muda yang menjanjikan di level junior.
Dalam keterangannya di Festival della Serie A di Parma, sebagaimana dikutip Sportal dan Football Italia, mantan kapten timnas Italia yang kini menjabat sebagai Direktur Strategi Sepak Bola Juventus itu menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem sepak bola nasional.
Ia menegaskan bahwa absennya Italia dari tiga edisi Piala Dunia berturut-turut merupakan kenyataan yang sangat sulit diterima dan tidak boleh diabaikan.
Chiellini juga mengakui bahwa dua kegagalan sebelumnya masih menjadi luka mendalam, sehingga diperlukan refleksi serius untuk mengembalikan identitas sepak bola Italia yang mulai memudar.
Menurutnya, proses kebangkitan harus berfokus pada pembinaan pemain muda serta keseragaman visi di seluruh federasi sepak bola.
Ia mencontohkan keberhasilan tim U-17 Italia yang mampu mencapai final Eropa sebagai bukti bahwa potensi tetap ada. Namun,
ia menekankan bahwa bakat tersebut harus dibarengi dengan pembinaan yang lebih baik agar dapat berkembang maksimal.
Lebih lanjut, Chiellini menyoroti adanya masalah struktural yang cukup serius dalam tubuh sepak bola Italia.
Ia menyebut situasi saat ini sangat mengkhawatirkan dan menegaskan pentingnya proyek kolektif yang melibatkan seluruh pihak terkait.
Tujuannya adalah melakukan perubahan nyata tanpa mencari alasan, melainkan fokus pada solusi konkret untuk membangkitkan kembali kejayaan sepak bola Italia.-***















