TERASJABAR.ID – Iran diperkirakan akan memberikan respons terhadap proposal terbaru Amerika Serikat yang bertujuan mengakhiri konflik pada hari Kamis, sementara Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa kedua negara telah melakukan pembicaraan yang berjalan “sangat baik”.
Laporan menyebutkan bahwa sebuah dokumen rencana berisi 14 poin telah disampaikan kepada Iran melalui perantara Pakistan.
Informasi tersebut berasal dari seseorang yang mengetahui isi dokumen serta mitra media internasional seperti ITV News dan CNN.
Apabila disetujui, kesepakatan itu akan membuka jalan bagi periode negosiasi selama 30 hari, di mana kedua pihak akan membahas isu-isu penting, termasuk program nuklir Iran dan pengaturan jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Salah satu ketentuannya adalah larangan pengayaan uranium selama 10 tahun, lebih singkat dibandingkan usulan awal 20 tahun.
Trump menyebut bahwa pembicaraan dengan Iran dalam 24 jam terakhir berlangsung positif dan menegaskan tidak ada tenggat waktu khusus bagi respons Teheran.
Ia juga mengklaim Iran telah menyetujui untuk tidak mengembangkan senjata nuklir, meski tanpa penjelasan rinci.
Sementara itu, ketegangan masih berlanjut di kawasan.
AS disebut memblokade pelabuhan Iran sejak 13 April, dan dilaporkan menyerang kapal tanker Iran di Teluk Oman.
Israel juga melancarkan serangan di Beirut, memperburuk situasi konflik regional yang terus berkembang.-***
















