TERASJABAR.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam Iran, dengan menyebut negara tersebut bisa “lenyap dari muka bumi” jika menyerang kapal-kapal AS di Selat Hormuz.
Pernyataan itu muncul saat ketegangan meningkat setelah militer AS menggelar operasi pengawalan untuk ratusan kapal yang terhambat blokade di jalur pelayaran strategis tersebut.
Situasi di kawasan itu semakin memanas dan dinilai berpotensi menyeret wilayah tersebut ke konflik berskala besar.
Saat ini, lebih dari 800 kapal dan sekitar 20.000 awak dilaporkan masih terhambat di Selat Hormuz, yang merupakan salah satu jalur perdagangan minyak terpenting dunia.
Komando Pusat AS (Centcom) mengklaim telah berhasil mengamankan dan mengalihkan sekitar 50 kapal dagang di tengah kondisi yang terus memburuk.
Dalam wawancara dengan Fox News, Trump menyebut operasi militer AS sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah modern.
Ia juga menegaskan bahwa kekuatan militer Amerika sangat siap, dengan persenjataan dan fasilitas yang tersebar di berbagai pangkalan dunia.
Sementara itu, AS mengklaim telah menyerang sejumlah kapal kecil Iran serta mencegat rudal dan drone, meskipun tuduhan tersebut dibantah oleh Teheran.
Iran justru menyatakan telah menghantam kapal perang AS di wilayah tersebut dan memperingatkan akan membalas setiap ancaman di Selat Hormuz.
Pernyataan keras ini dikhawatirkan dapat menggagalkan gencatan senjata yang sebelumnya dimediasi Pakistan, yang sejatinya belum mampu meredakan ketegangan di kawasan strategis tersebut.-***














