TERASJABAR.ID – Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Barat VI (Kota Bekasi dan Kota Depok), Mahfudz Abdurrahman, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/04/2026).
Ia menilai peristiwa tersebut bukan sekadar insiden transportasi biasa, melainkan musibah yang dirasakan langsung oleh masyarakat Bekasi.
Mahfudz mengungkapkan bahwa banyak korban merupakan warga Bekasi yang sehari-hari mengandalkan KRL untuk bekerja dan beraktivitas.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya perhatian serius terhadap aspek keselamatan di jalur tersebut, mengingat tingginya mobilitas komuter di wilayah Bekasi sebagai penopang pergerakan menuju Jakarta dan sekitarnya.
Dalam kondisi saat ini, ia meminta seluruh pihak untuk memprioritaskan penanganan korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka.
Proses evakuasi, pelayanan medis, serta pendampingan kepada keluarga korban harus dilakukan secara cepat dan optimal.
Ia juga menegaskan bahwa keluarga korban berhak memperoleh informasi yang jelas dan dukungan yang memadai.
Sebagai wakil rakyat, Mahfudz berkomitmen untuk mengawal pemenuhan hak-hak korban, termasuk terkait santunan dan jaminan pemulihan.
Selain itu, ia mendorong adanya investigasi menyeluruh dan transparan terhadap kondisi jalur serta sistem operasional, terutama karena lintas Bekasi dikenal padat.
Di tengah suasana duka, ia mengajak semua pihak menjaga ketenangan, menghindari spekulasi, dan mengedepankan empati.
Ia berharap kejadian ini menjadi momentum perbaikan sistem transportasi yang lebih aman bagi masyarakat.-***
















