TERASJABAR.ID – Puluhan penumpang mengalami luka-luka akibat tabrakan kereta antara KRL Commuter Line dan kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Para korban segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Proses evakuasi dilakukan dengan membawa penumpang dari dalam gerbong KRL yang terdampak menuju lantai dua stasiun sebelum dipindahkan ke ambulans.
Menurut seorang saksi, KRL tersebut berhenti karena adanya mobil yang mogok di perlintasan rel dekat stasiun.
Situasi itu diduga membuat jalur terganggu hingga akhirnya terjadi tabrakan.
Dijelaskan bahwa gerbong paling belakang, yang merupakan gerbong khusus wanita, menjadi bagian yang paling parah terdampak.
Hingga malam hari, proses penyelamatan masih berlangsung dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk petugas keamanan stasiun, pemadam kebakaran, tim medis, serta aparat TNI dan Polri, dibantu warga sekitar.
Insiden terjadi sekitar pukul 20.53 WIB saat KRL dalam kondisi berhenti.
Ia juga mengungkapkan kemungkinan adanya korban jiwa, dengan mayoritas penumpang terdampak merupakan perempuan.-***


















