TERASJABAR.ID – Iran pada Jumat (10/4) dini hari menegaskan bahwa mereka tidak meluncurkan rudal maupun drone ke negara-negara Teluk sejak diberlakukannya gencatan senjata dengan Amerika Serikat.
Pernyataan ini sekaligus membantah berbagai laporan media yang menyebut adanya serangan baru terhadap sejumlah fasilitas di kawasan tersebut.
Melalui kantor berita semi-resmi Fars, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyampaikan bahwa angkatan bersenjata Iran tidak melakukan tindakan militer apa pun selama masa gencatan senjata berlangsung.
Mereka menegaskan bahwa tidak ada peluncuran senjata ke negara mana pun hingga saat ini.
IRGC juga menyatakan bahwa apabila benar terjadi insiden seperti yang diberitakan, maka hal itu kemungkinan merupakan ulah pihak lain yang mereka sebut sebagai musuh, termasuk Israel atau Amerika Serikat.
Iran menekankan bahwa setiap operasi militer yang dilakukan akan diumumkan secara terbuka kepada publik.
Lebih lanjut, mereka memastikan bahwa setiap tindakan yang tidak disertai pernyataan resmi dari pemerintah Teheran tidak berkaitan dengan Iran.
Dengan kata lain, Iran menolak bertanggung jawab atas aktivitas militer yang tidak mereka klaim.
Sebelumnya, pada Selasa (7/4), Iran dan Amerika Serikat sepakat melakukan gencatan senjata selama dua pekan.
Kesepakatan ini dimediasi oleh Pakistan sebagai langkah awal menuju penghentian konflik yang lebih luas di kawasan.-***















