TERASJABaR.ID – Sahur tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi selama berpuasa, tetapi juga membantu mencegah rasa lapar berlebihan saat siang hari.
Jika perut terlalu lapar, emosi bisa menjadi kurang stabil dan tubuh mudah lemas akibat turunnya kadar gula darah.
Kondisi ini tentu dapat mengganggu aktivitas harian dan membuat ibadah puasa tidak berjalan dengan optimal.
Agar tubuh tetap bertenaga, menu sahur yang praktis sebaiknya tetap mengandung nutrisi penting, seperti karbohidrat kompleks, protein, serat, serta cairan yang cukup.
Kombinasi nutrisi tersebut membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan memberikan energi secara bertahap sepanjang hari.
Salah satu menu sahur yang mudah dibuat adalah oatmeal yang diseduh dengan air panas lalu ditambahkan susu serta potongan buah, seperti pisang atau apel.
Kandungan serat dari oat membantu membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.
Pilihan lain adalah telur dadar yang dicampur sayuran, misalnya bayam atau wortel.
Menu ini kaya protein, vitamin, dan mineral yang baik untuk menjaga stamina selama berpuasa.
Sandwich roti gandum juga dapat menjadi pilihan praktis.
Roti gandum mengandung lebih banyak serat dibanding roti putih sehingga membantu menjaga kestabilan gula darah.
Isi dengan telur rebus, selada, dan tomat agar lebih bergizi.
Selain itu, nasi goreng sederhana dari nasi sisa semalam yang ditumis bersama telur dan sayuran juga bisa menjadi alternatif sahur yang mengenyangkan.
Bagi yang ingin menu ringan, yogurt tanpa pemanis tambahan dapat dipadukan dengan granola dan potongan buah segar.
Yogurt mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan selama puasa.
Selain makanan, mencukupi kebutuhan cairan juga sangat penting.
Minumlah setidaknya dua gelas air putih saat sahur agar tubuh tidak mudah dehidrasi.
Mengonsumsi buah yang kaya air, seperti semangka atau melon, juga dapat membantu menjaga hidrasi tubuh selama berpuasa.-***
















