TERASJABAR.ID – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengharap adanya penguatan fasilitas kesehatan di simpul-simpul transportasi selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Hal ini disampaikan Menhub saat melakukan rapat koordinasi kesiapan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Jakarta.
“Untuk menjaga kelancaran pelayanan, kami mengharap dukungan Kementerian Kesehatan untuk menambah fasilitas kesehatan terutama di simpul terpadat pergerakan angkutan umum per moda,” kata Dudy, dikutip laman resmi Kemenhub.
Adapun dukungan kesehatan yang perlu diberikan antara lain tes kesehatan bagi pengemudi, termasuk pemeriksaan tekanan darah dan tes urine untuk menjamin bebas dari pengaruh zat berbahaya serta penyediaan posko medis di terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, rest area tol dan jalan arteri.
“Posko ini berfungsi sebagai tempat istirahat sekaligus pemeriksaan kesehatan darurat bagi pemudik dan pengemudi yang mengalami gangguan kesehatan di perjalanan,” ujarnya.
Menhub juga mendukung penyiagaan tim gawat darurat dan ambulan motor untuk memberikan respon cepat jika terjadi kecelakaan lalu lintas atau kondisi darurat medis di jalur mudik yang sulit ditembus kendaraan roda empat.
Selain itu, Menhub menyebut perlunya memastikan ketersediaan ruang laktasi yang higienis di lokasi-lokasi strategis yang belum memiliki fasilitas permanen. Hal ini bertujuan untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi agar tidak mengalami kelelahan berlebih selama masa antrean mudik yang panjang.
Sebagai informasi, berdasarkan Survei Potensi Pergerakan Angkutan Lebaran 2026, prakiraan transportasi terpadat untuk daerah asal pemudik antara lain Stasiun Pasar Senen, Bandara Soekarno Hatta, Terminal Pulo Gebang, Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Penyeberangan Merak.
















