TERASJABAR.ID – Angka pengangguran di Kota Tasikmalaya mencapai 25.000 per tahun dan baru 724 orang pengangguran yang telah terserap dan sudah bekerja. Mayoritas dari mereka mendaftar di AK1, atau kartu pencari kerja menunjukkan kesungguhan mereka untuk mencari pekerjaan.
“Yah yang sudah bekerja itu sudah terserap ada sekitar 724 orang lebih, Karena Kartu AK1 ini jumlah pencari kerja maksimal 1400 orang dan sisanya mereka tidak mau bekerja,” Ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya Drs. H. Deni Diyana, Senin(2/3/2026)
Menurut dia, ini tantangan besar yang dihadapi oleh Kota Tasikmalaya. “Karena angka pengangguran Terbuka(PT) di kota ini masih sangat tinggi, mencapai 25.000 orang.
“Ini berarti bahwa masih banyak warga yang belum mendapatkan kesempatan kerja, ” katanya
Ia menjelaskan bahwa target tahun ini akan menyalurkan lebih dari 2.000 pekerja. “Kami terus berupaya untuk meningkatkan kesempatan kerja bagi warga Kota Tasikmalaya,” Jelasnya
“Kami akan melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesempatan kerja, termasuk pelatihan keterampilan dan kerjasama dengan perusahaan -perusahaan untuk mengatasi masalah pengangguran di Kota Tasikmalaya, “terang dia.
“Pengangguran bukan hanya masalah individu, tapi juga masalah masyarakat. Kami perlu kerja sama semua pihak untuk mengatasi masalah ini,”kata dia
“Kami yakin bahwa dengan kerja sama dan kesungguhan, kami dapat meningkatkan kesempatan kerja bagi warga Kota Tasikmalaya,” pungkasnya.

















