terasjabar.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Minggu, 14 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Opini

JIKA BUNG KARNO LIVE TIK TOK MALAM INI “

Herman by Herman
1 Jun 2026 08:55
in Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
0
JIKA BUNG KARNO LIVE TIK TOK MALAM INI “

(Membaca Pancasila, Algoritma, dan Komunikasi Politik Gen Z di Era Digital)

ADVERTISEMENT

Oleh: Subchan Daragana
(Akademisi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie/ Ketua IPSM provinsi Jawa Barat)

Bayangkan jika malam ini Bung Karno membuka siaran langsung di TikTok. Dalam hitungan menit, ribuan bahkan jutaan pengguna mungkin akan bergabung. Sebagian datang karena rasa penasaran, sebagian karena kagum pada sosok proklamator, dan sebagian lainnya mungkin hanya ingin membuat konten reaksi. Di kolom komentar, berbagai respons bermunculan: ada yang serius berdiskusi, ada yang bercanda, dan ada pula yang sibuk membuat potongan video untuk diunggah ulang.

Pertanyaannya, apakah Bung Karno akan nyaman berbicara di ruang digital seperti itu? Atau justru sebaliknya, apakah TikTok adalah panggung yang sangat cocok bagi seorang komunikator besar seperti Soekarno?

Pertanyaan ini memang bersifat imajinatif. Namun di baliknya terdapat persoalan yang sangat nyata, yaitu bagaimana nilai-nilai kebangsaan, termasuk Pancasila, dapat dikomunikasikan kepada generasi yang hidup dalam budaya digital.

Banyak orang membayangkan bahwa tokoh-tokoh besar masa lalu akan kesulitan beradaptasi dengan teknologi modern. Padahal sejarah menunjukkan bahwa Bung Karno adalah seorang komunikator yang sangat adaptif terhadap media pada zamannya. Ia memahami bahwa sebuah gagasan hanya akan hidup jika mampu menjangkau masyarakat. Karena itu, ia memanfaatkan pidato, radio, surat kabar, hingga pertemuan-pertemuan akbar sebagai sarana menyampaikan visi kebangsaan.

RELATED POSTS

Menkeu Purbaya: Pancasila Jadi Pedoman Pengelolaan Keuangan Negara

Dari Tempat Bung Karno Diasingkan, Mensos Pimpin Upacara Kelahiran Pancasila

Bupati Dian : Pancasila Rumah Besar Keberagaman Perekat Persatuan Bangsa

Baleg DPR: Pancasila Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafal

Bupati Cecep Ungkap Pancasila Sebagai Nilai Luhur Pijakan Bangsa

Jika prinsip itu kita bawa ke masa kini, besar kemungkinan Bung Karno tidak akan memusuhi TikTok. Sebaliknya, ia mungkin akan memanfaatkannya. Bukan karena ingin menjadi selebritas digital, tetapi karena di sanalah rakyat berkumpul. Jika dahulu alun-alun dan lapangan menjadi ruang bertemunya pemimpin dengan masyarakat, maka hari ini ruang itu telah bergeser ke layar ponsel.

Dalam teori komunikasi, Marshall McLuhan pernah menyatakan bahwa the medium is the message. Media tidak hanya menyampaikan pesan, tetapi juga memengaruhi cara pesan tersebut dipahami. Pidato satu jam yang menggetarkan massa pada tahun 1945 mungkin tidak akan bekerja dengan cara yang sama di era video berdurasi satu menit. Bukan karena pesannya kehilangan makna, tetapi karena cara masyarakat mengonsumsi informasi telah berubah.

Generasi Z tumbuh di tengah arus informasi yang bergerak sangat cepat. Mereka hidup dalam budaya scroll, budaya yang membuat seseorang dapat berpindah dari satu topik ke topik lain hanya dalam hitungan detik. Dalam situasi seperti ini, tantangan terbesar bukan sekadar menyampaikan pesan, melainkan mempertahankan perhatian audiens.

Di sinilah letak persoalan yang menarik. Jika Bung Karno hidup hari ini, mungkin beliau tidak hanya dituntut menjadi orator yang hebat, tetapi juga komunikator digital yang mampu mengemas gagasan besar dalam format yang mudah dipahami generasi muda. Pertanyaannya bukan lagi apakah Pancasila penting, melainkan bagaimana Pancasila dapat hadir di tengah algoritma yang lebih menyukai hiburan dibanding refleksi.

Algoritma media sosial bekerja berdasarkan perhatian. Semakin menarik sebuah konten, semakin besar peluangnya untuk muncul di beranda pengguna. Akibatnya, ruang digital sering kali dipenuhi konten yang menghibur, provokatif, atau sensasional. Sementara itu, nilai-nilai kebangsaan sering dianggap terlalu serius, terlalu formal, bahkan terkadang terasa jauh dari kehidupan sehari-hari anak muda.

Padahal, jika ditelaah lebih jauh, banyak nilai Pancasila yang sebenarnya sangat dekat dengan realitas digital. Sila kedua berbicara tentang kemanusiaan yang adil dan beradab, sebuah nilai yang relevan ketika kita menghadapi perundungan siber dan ujaran kebencian. Sila ketiga berbicara tentang persatuan, yang penting ketika masyarakat terpecah oleh polarisasi di media sosial. Sila keempat mengajarkan musyawarah, sesuatu yang semakin langka di tengah budaya saling menyerang di kolom komentar. Sementara sila kelima mengingatkan tentang keadilan sosial di tengah kesenjangan akses informasi dan teknologi.

Dengan kata lain, tantangan kita bukan karena Pancasila sudah tidak relevan. Tantangan sebenarnya adalah bagaimana menerjemahkan nilai-nilai tersebut ke dalam bahasa yang dipahami oleh generasi digital.

Jika Bung Karno benar-benar hadir di TikTok malam ini, mungkin beliau tidak akan hanya berbicara tentang sejarah. Bisa jadi beliau akan mengajak anak muda berdiskusi tentang hoaks, algoritma, kecerdasan buatan, atau etika bermedia sosial. Sebab seorang komunikator besar selalu memahami bahwa pesan yang baik adalah pesan yang mampu menjawab persoalan zamannya.

Pertanyaan “Apakah Bung Karno akan viral di TikTok?” mungkin bukan hal yang paling penting. Pertanyaan yang lebih penting adalah apakah kita mampu membuat nilai-nilai kebangsaan tetap hidup di tengah budaya digital yang terus berubah.

Karena sesungguhnya, tantangan terbesar generasi hari ini bukanlah kekurangan informasi. Tantangan terbesar kita adalah memastikan bahwa di tengah banjir informasi, nilai-nilai yang membangun bangsa tetap memiliki ruang untuk didengar.

Dan jika Bung Karno benar-benar melakukan siaran langsung malam ini, mungkin pesan yang ingin beliau sampaikan tidak jauh berbeda dengan dahulu: Indonesia membutuhkan generasi yang bukan hanya cepat mengakses informasi, tetapi juga bijak dalam menggunakannya. Sebab teknologi dapat berubah, media dapat berganti, tetapi cita-cita untuk membangun bangsa tetaplah sama. ***

Tags: Hari kesaktian pancasilsPancasila
ShareTweetSend

Related Posts

Menkeu Purbaya: Pancasila Jadi Pedoman Pengelolaan Keuangan Negara
Ekonomi

Menkeu Purbaya: Pancasila Jadi Pedoman Pengelolaan Keuangan Negara

2 Jun 2026 10:52
Dari Tempat Bung Karno Diasingkan, Mensos Pimpin Upacara Kelahiran Pancasila
News

Dari Tempat Bung Karno Diasingkan, Mensos Pimpin Upacara Kelahiran Pancasila

1 Jun 2026 20:29
Bupati Dian : Pancasila Rumah Besar Keberagaman Perekat Persatuan Bangsa
Daerah

Bupati Dian : Pancasila Rumah Besar Keberagaman Perekat Persatuan Bangsa

1 Jun 2026 14:45
DPR Soroti Dampak Ekspor Sawit Satu Pintu terhadap Petani
News

Baleg DPR: Pancasila Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafal

1 Jun 2026 14:29
Bupati Cecep Ungkap Pancasila Sebagai Nilai Luhur Pijakan Bangsa
Daerah

Bupati Cecep Ungkap Pancasila Sebagai Nilai Luhur Pijakan Bangsa

1 Jun 2026 14:17
Menaker Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
News

Menaker Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

1 Jun 2026 13:01
Next Post
Hari Lahir Pancasila 2026, Farhan Ajak Bandung Jadi Teladan Persatuan dan Keadilan

Hari Lahir Pancasila 2026, Farhan Ajak Bandung Jadi Teladan Persatuan dan Keadilan

Peringati Hari Lahir Pancasila, PDIP Majalengka Tegaskan Siap Kawal Kebijakan Pro Rakyat dan Kritisi yang Melenceng

Peringati Hari Lahir Pancasila, PDIP Majalengka Tegaskan Siap Kawal Kebijakan Pro Rakyat dan Kritisi yang Melenceng

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Buat Lulusan SMA SMK! PT Knitto Tekstil Bandung Buka Loker Operator Gudang

Buat Lulusan SMA SMK! PT Knitto Tekstil Bandung Buka Loker Operator Gudang

7 Jun 2026 16:24
Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

5 Jun 2026 16:11
Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

11 Jun 2026 16:39
Terbaru! BUMN KAI Services Buka Loker di Bandung, Ini Syaratnya

Terbaru! BUMN KAI Services Buka Loker di Bandung, Ini Syaratnya

6 Jun 2026 16:18
Perkuat Keamanan Pangan Segar, Bapanas Tingkatkan Kompetensi Pengawas Daerah

Perkuat Keamanan Pangan Segar, Bapanas Tingkatkan Kompetensi Pengawas Daerah

0
Bupati Garut Buka Liga Jabar Istimewa U-12, 32 Tim Priangan Timur Guncang SOR RAA Adiwijaya

Bupati Garut Buka Liga Jabar Istimewa U-12, 32 Tim Priangan Timur Guncang SOR RAA Adiwijaya

0
Polres Kuningan Optimalkan Layanan Call Center 110

Polres Kuningan Optimalkan Layanan Call Center 110

0
Ratusan Personil Selamatkan Wisata Waduk Darma Dari Serangan Eceng Gondok

Ratusan Personil Selamatkan Wisata Waduk Darma Dari Serangan Eceng Gondok

0
Bunda Wajib Tahu, Ini Tips Kulkas Hemat Listrik Supaya Tagihan Lebih Irit!

Bunda Wajib Tahu, Ini Tips Kulkas Hemat Listrik Supaya Tagihan Lebih Irit!

13 Jun 2026 22:00
Perkuat Keamanan Pangan Segar, Bapanas Tingkatkan Kompetensi Pengawas Daerah

Perkuat Keamanan Pangan Segar, Bapanas Tingkatkan Kompetensi Pengawas Daerah

13 Jun 2026 21:10
Tips Menambah Nafsu Makan Anak dengan Efektif, Bunda Wajib Tahu!

Tips Menambah Nafsu Makan Anak dengan Efektif, Bunda Wajib Tahu!

13 Jun 2026 21:00
Bupati Garut Buka Liga Jabar Istimewa U-12, 32 Tim Priangan Timur Guncang SOR RAA Adiwijaya

Bupati Garut Buka Liga Jabar Istimewa U-12, 32 Tim Priangan Timur Guncang SOR RAA Adiwijaya

13 Jun 2026 20:26

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.