terasjabar.id
Senin, 29 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Senin, 29 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home News

Warganet Pertanyakan Mengapa Peledakan Amunisi Kedaluwarsa di Garut Libatkan Masyarakat Sipil

nenan by nenan
13 Mei 2025 14:46
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Warganet Pertanyakan Mengapa Peledakan Amunisi Kedaluwarsa di Garut Libatkan Masyarakat Sipil

Warganet Pertanyakan Mengapa Peledakan Amunisi Kedaluwarsa di Garut Libatkan Masyarakat Sipil/ Tangkapan Layar Foto Viral

TERASJABAR.ID – Ledakan tragis saat pemusnahan amunisi kedaluwarsa di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin, 12 Mei 2025, yang menewaskan 13 orang, termasuk sembilan warga sipil dan empat anggota TNI AD, memicu gelombang pertanyaan di media sosial.

Warganet ramai mempertanyakan bagaimana warga sipil bisa berada di lokasi berbahaya yang seharusnya steril dan hanya melibatkan personel terlatih. Berikut ulasan tentang reaksi warganet, fakta kejadian, dan penjelasan resmi terkait insiden ini.

Kronologi Ledakan dan Keterlibatan Warga Sipil

ADVERTISEMENT

Pemusnahan amunisi kedaluwarsa dilakukan oleh Gudang Pusat Amunisi III Pusat Peralatan TNI AD (Puspalad) sekitar pukul 09.30 WIB.

Proses awal berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), dengan dua lubang sumur untuk peledakan amunisi dinyatakan aman. Namun, ledakan tak terduga terjadi saat tim menyusun detonator sisa di lubang ketiga, menyebabkan 13 korban jiwa, termasuk sembilan warga sipil yang berada di dekat lokasi.

Menurut Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Kristomei Sianturi, warga sipil diduga mendekati lokasi setelah peledakan awal karena kebiasaan mengumpulkan serpihan logam, seperti tembaga atau besi dari sisa granat dan mortir, untuk dijual. “Informasi yang kami dapat, kebiasaan yang ada adalah setelah peledakan, masyarakat mendekat untuk mengambil sisa serpihan logam karena itu punya nilai jual,” ujarnya.

Reaksi dan Pertanyaan Warganet

RELATED POSTS

Garut Gempur Rokok Ilegal, KDM Ungkap Matikan Distribusi Dari Hulu Hingga Hilir Atau Negara Terus Dirugikan

Buron Kasus Pengeroyokan di Garut Dibekuk di Kalteng

Satresnarkoba Garut Bekuk Pengedar Tramadol dan Hexymer, 67 Butir Barang Bukti Diamankan

Mang Yod Bertemu untuk Dengarkan Aspirasi Ormas pada Reses III DPRD Jawa Barat

Cegah Bencana Alam, DPC RENTAN Hijaukan Kawasan Cikajang Garut

Di platform media sosial, warganet menyuarakan kekecewaan dan keheranan atas keterlibatan warga sipil. Banyak yang mempertanyakan kelalaian pengamanan dan kurangnya sterilisasi lokasi. Seorang pengguna menulis, “Pemusnahan amunisi bukan hal sepele, tapi kenapa warga sipil bisa ada di sana? Harus ada yang bertanggung jawab atas nyawa yang hilang.” Pengguna lain menambahkan, “Kenapa pemusnahan amunisi melibatkan warga sipil? Kalau ledakan tidak terduga, sterilisasi area seharusnya tetap ketat.”

Beberapa warganet menduga adanya praktik transaksional, dengan warga sipil sengaja mendekat untuk mengumpulkan logam bekas karena nilai ekonomisnya. “Bukan cuma soal SOP, tapi soal potensi transaksional. Warga datang untuk mengepul barang bekas, siapa yang izinkan? Ini sudah berapa lama?” tulis seorang pengguna.

 Namun, ada juga yang mencoba memahami konteksnya, dengan salah satu akun menyatakan, “Warga mendekat karena mau ambil serpihan bekas ledakan untuk dijual. Ini kebiasaan buruk yang harus dihentikan.”

Page 1 of 2
12Next
Tags: CibalongDesa SagaraGarutJawa baratmasyarakat sipilpeledakan amunisis kedaluarsaTNI
ShareTweetSend

Related Posts

Garut Gempur Rokok Ilegal, KDM Ungkap Matikan Distribusi Dari Hulu Hingga Hilir Atau Negara Terus Dirugikan
Daerah

Garut Gempur Rokok Ilegal, KDM Ungkap Matikan Distribusi Dari Hulu Hingga Hilir Atau Negara Terus Dirugikan

24 Jun 2026 20:55
Buron Kasus Pengeroyokan di Garut Dibekuk di Kalteng
Daerah

Buron Kasus Pengeroyokan di Garut Dibekuk di Kalteng

16 Jun 2026 17:48
Satresnarkoba Garut Bekuk Pengedar Tramadol dan Hexymer, 67 Butir Barang Bukti Diamankan
Daerah

Satresnarkoba Garut Bekuk Pengedar Tramadol dan Hexymer, 67 Butir Barang Bukti Diamankan

13 Jun 2026 16:58
Mang Yod Bertemu untuk Dengarkan Aspirasi Ormas pada Reses III DPRD Jawa Barat
Wakil Rakyat

Mang Yod Bertemu untuk Dengarkan Aspirasi Ormas pada Reses III DPRD Jawa Barat

12 Jun 2026 14:39
Cegah Bencana Alam, DPC RENTAN Hijaukan Kawasan Cikajang Garut
Daerah

Cegah Bencana Alam, DPC RENTAN Hijaukan Kawasan Cikajang Garut

10 Jun 2026 06:11
Pelajar SMA Ma’arif Peundeuy Tenggelam di Sungai Cikaengan, Waga Cibalong Temukan Sudah Tak Bernyawa
Daerah

Pelajar SMA Ma’arif Peundeuy Tenggelam di Sungai Cikaengan, Waga Cibalong Temukan Sudah Tak Bernyawa

9 Jun 2026 13:06
Next Post
Tamatan SMA SMK Bisa Daftar! Seojun Fried Chicken Bandung Adakan Loker Crew

Tamatan SMA SMK Bisa Daftar! Seojun Fried Chicken Bandung Adakan Loker Crew

Penemuan TKW asal Jember (istimewa)

5 Fakta Terbaru TKW Asal Jember yang Ditemukan di Peti Es Dalam Keadaan Hidup, Ini Kronologinya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Buat Lulusan SMA SMK! Sour Sally Bandung Buka Loker Crew Outlet

Buat Lulusan SMA SMK! Sour Sally Bandung Buka Loker Crew Outlet

25 Jun 2026 14:52
TERBARU! Indomaret Bandung dan Cimahi Buka Loker Posisi Store Crew Buat Lulusan SMA SMK

TERBARU! Indomaret Bandung dan Cimahi Buka Loker Posisi Store Crew Buat Lulusan SMA SMK

23 Jun 2026 17:16
Gaji Rp5,5 Juta! PT Daese Garmin Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji Rp5,5 Juta! PT Daese Garmin Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

26 Jun 2026 16:02
Info Loker Gudang! PT Cipta Makmur Adipratama Adakan Lowongan Terbaru

Info Loker Gudang! PT Cipta Makmur Adipratama Adakan Lowongan Terbaru

24 Jun 2026 13:56
Cirebon Terbesar di Jawa Barat 15 Karya Budaya Asli Daerah Ditetapkan WBTb

Cirebon Terbesar di Jawa Barat 15 Karya Budaya Asli Daerah Ditetapkan WBTb

0
Motor Meluncur Melawan Arus di Kawasan Paslon Nagreg Disambar Truk, 1 Tewas 1 Luka

Motor Meluncur Melawan Arus di Kawasan Paslon Nagreg Disambar Truk, 1 Tewas 1 Luka

0
Guru Wajib Jadi Sahabat Murid, Bukan Mesin Baca Buku

Guru Wajib Jadi Sahabat Murid, Bukan Mesin Baca Buku

0
Chelsea Pasang Harga €40 Juta untuk Trevoh Chalobah

Chelsea Pasang Harga €40 Juta untuk Trevoh Chalobah

0
Cirebon Terbesar di Jawa Barat 15 Karya Budaya Asli Daerah Ditetapkan WBTb

Cirebon Terbesar di Jawa Barat 15 Karya Budaya Asli Daerah Ditetapkan WBTb

28 Jun 2026 22:57
Motor Meluncur Melawan Arus di Kawasan Paslon Nagreg Disambar Truk, 1 Tewas 1 Luka

Motor Meluncur Melawan Arus di Kawasan Paslon Nagreg Disambar Truk, 1 Tewas 1 Luka

28 Jun 2026 22:49
Guru Wajib Jadi Sahabat Murid, Bukan Mesin Baca Buku

Guru Wajib Jadi Sahabat Murid, Bukan Mesin Baca Buku

28 Jun 2026 22:44
Chelsea Pasang Harga €40 Juta untuk Trevoh Chalobah

Chelsea Pasang Harga €40 Juta untuk Trevoh Chalobah

28 Jun 2026 20:24

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.