TERASJABAR.ID – Dewan Pimpinan Cabang DPC Relawan Antisipasi Solidaritas Bencana RENTAN Kabupaten Garut mengguncang Kampung Sukagalih Desa Giriawas Kecamatan Cikajang dengan aksi besar penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Selasa(9/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sekaligus langkah strategis mendukung mitigasi bencana melalui penghijauan di kawasan yang memiliki peran vital menjaga keseimbangan ekosistem.
Ketua DPC RENTAN Kabupaten Garut Budiman menegaskan aksi penanaman pohon ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. Berbagai variasi jenis pohon dipilih dan dipastikan cocok dengan karakteristik dan kondisi alam wilayah Cikajang sehingga mampu tumbuh kuat dan memberikan daya cengkram maksimal pada tanah.
Mengenai pemilihan lokasi di Kampung Sukagalih Budiman mengungkap nilai historis terkait kebencanaan yang pernah melanda wilayah tersebut dua dekade silam.

Kebetulan menurut sejarah ada riwayat bahwa di daerah ini kalau tidak salah menurut penuturan orang sini tahun 2002 pernah ada banjir lah. Jadi kami arahkan ke daerah sini ucapnya.
Hingga siang hari tercatat ratusan bibit pohon telah berhasil ditanam oleh tim relawan bersama warga. Budiman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut khususnya Sekolah Sungai Cimanuk SSC yang turut menggerakkan kesadaran lingkungan di kalangan pelajar dan masyarakat.
Harapannya semoga dengan penanaman ini tidak hanya sebatas penanaman tapi saya sangat menitipkan kepada khususnya anggota RENTAN yang ada di Desa Giriawas ini yang ada di Cikajang ini untuk merawat bukan untuk kita memang tapi ya setidaknya untuk generasi yang akan datang lanjutnya.
Melalui kegiatan ini Budiman menekankan esensi utama gerakan bukan sekadar menanam melainkan merawat pohon secara berkelanjutan. Ia menitipkan pesan kepada seluruh anggota RENTAN di Desa Giriawas dan Kecamatan Cikajang untuk terus menjaga pohon yang telah ditanam demi keberlangsungan lingkungan bagi generasi mendatang.
Di akhir penjelasannya Budiman mengajak seluruh elemen masyarakat bijak dalam mengelola lahan. Ia menegaskan masyarakat tidak dilarang menanam komoditas apapun namun faktor keselamatan ekologis harus tetap menjadi prioritas guna mengurangi risiko longsor dan banjir bandang.
Tapi tolonglah jangan sampai ketika kita tidur malam itu hujan mengguyur maka datanglah lumpur ke setiap lembur. Jangan sampai itu terjadi jadi istilahnya tanahnya butuh pohon yang kuat yang mampu mencengkram tanah pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut DPC RENTAN Kabupaten Garut berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat sehingga upaya pelestarian alam dapat berjalan berkelanjutan sekaligus mendukung pencegahan bencana di masa mendatang.(*)

















