TERASJABAR.ID– Tiga rumah di Dusun Cibenda RT 03/RW 04, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang ludes diamuk api menyusul peristiwa kebakaran, Kamis (23/4/2026) malam.
Dalam peristiwa ini, selain 3 rumah semi parmanen ludes dan 1 motor hangus, 1 korban tewas terpanggang dan satu orang lainnya mengalami luka bakar.
Korban meninggal diketahui bernama Sanik (65), seorang wiraswasta yang tinggal di rumah tersebut. Saat kejadian, korban diduga tidak sempat menyelamatkan diri ketika api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan.
Sementara satu orang korban lainnya dilaporkan mengalami luka bakar akibat insiden tersebut dan telah mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu oleh lilin yang digunakan sebagai penerangan saat terjadi pemadaman listrik.
Api kemudian menyambar bagian rumah dan dengan cepat merembet hingga melalap seluruh bangunan berukuran sekitar 8×6 meter persegi ini.
Laporan kejadian diterima petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 18.53 WIB. Tim dari Pos Damkar Tanjungsari bersama Mako Pusat Sumedang Kota langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman mulai pukul 19.30 WIB hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 20.00 WIB.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materi ditaksir mencapai kurang lebih Rp200 juta. Warga sekitar sempat berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas tiba di lokasi.
Di tengah duka yang menyelimuti keluarga korban, anggota DPRD Kabupaten Sumedang dari Fraksi PPP Dapil 5 Cimanggung–Jatinangor, Elah Karmilah, turut datang ke lokasi untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan bantuan.
“Kami berduka atas musibah kebakaran ini yang sampai memakan korban jiwa,” ujar Elah.
Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan lilin sebagai sumber penerangan saat listrik padam.
“Semoga yang ditinggalkan bisa tabah. Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih waspada saat menggunakan lilin,” tambahnya.
Peristiwa ini kembali menjadi peringatan akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan rumah, terutama dalam kondisi darurat seperti pemadaman listrik.
















