terasjabar.id
Minggu, 7 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Minggu, 7 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Tokoh Pengusaha Jabar Agung Suryamal Angkat Bicara, Pengusaha Harus Cerdik Pilih Strategi Hadapi Badai Ekonomi Saat Ini

Herman by Herman
1 Jun 2026 17:23
in Berita Utama, Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Tokoh Pengusaha Jabar Agung Suryamal Angkat Bicara, Pengusaha Harus Cerdik Pilih Strategi Hadapi Badai Ekonomi Saat Ini

Tokoh Pengusaha Agung Suryamal bersama Jusuf Kalla, manta Wapres

TERAS JABAR – Pengusaha asal Jabar yang juga Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia untuk wilayah Jawa Barat, Jakarta dan Banten,  Agung Suryamal, angkat bicara dengan menyikapi badai ekonomi akhir akhir ini. 

Menurut Agung, para pengusaha saat ini sedang menghadapi  beberapa tantangan serius terutama mereka yang bergerak di sektor manufaktur maupun perdagangan.

Pelemahan rupiah, tingginya biaya produksi, suku bunga yang masih relatif mahal, perlambatan daya beli masyarakat, hingga ketidakpastian ekonomi global membuat tekanan berlapis terhadap pelaku usaha di berbagai sektor. Banyak pengusaha mengalihkan perhatian yakni tidak lagi berfokus pada ekspansi agresif, melainkan menjaga keberlangsungan bisnis di tengah situasi yang penuh ketidakpastian.

Lebih lanjut Ketua Forum Komunikasi Pengusaha Jabar (Forkompenja) ini mengatakan,  beberapa tantangan yang dihadapi pengusaha saat ini antara lain  biaya produksi yang terus meningkat. Pelemahan rupiah yang membuat harga bahan baku impor, mesin produksi, komponen elektronik, hingga bahan kimia industri menjadi lebih mahal. Kondisi ini paling terasa di sektor manufaktur, farmasi, otomotif, tekstil, dan elektronik yang masih memiliki ketergantungan tinggi terhadap impor.

Masalahnya, tidak semua perusahaan dapat langsung menaikkan harga jual karena daya beli konsumen juga sedang tertekan. Akibatnya margin keuntungan semakin menipis.

ADVERTISEMENT

Kemudian, daya beli masyarakat yang kian melemah. Pelaku usaha ritel, makanan-minuman, properti, hingga otomotif menghadapi tantangan dari sisi permintaan. Konsumen menjadi lebih selektif dalam berbelanja dan cenderung menunda pembelian barang sekunder maupun tersier. Fenomena ini terlihat dari berbagai laporan yang menunjukkan perlambatan penjualan di sejumlah sektor meskipun pertumbuhan ekonomi nasional masih berada di atas 5 persen.

Selain dua tantangan di atas, kata Agung, tekanan arus kas dan pembiayaan di mana banyak perusahaan menghadapi biaya pinjaman yang masih tinggi, sementara kebutuhan modal kerja meningkat akibat kenaikan harga bahan baku.

Dan, tantangan lain yang pengaruhnya juga besar yaitu persaingan global yang semakin ketat. Selain menghadapi tantangan domestik, perusahaan Indonesia juga harus bersaing dengan negara-negara lain yang menawarkan biaya produksi lebih rendah, infrastruktur lebih efisien, atau insentif investasi yang lebih menarik.

RELATED POSTS

Menkeu Purbaya Optimistis APBN Tetap Sehat dan Kredibel

Menkeu: Perubahan UU P2SK Langkah Strategis Bangun Fondasi Ekonomi Indonesia Lebih Kuat

OJK Tasikmalaya dan TPAKD Priangan Timur Luncurkan BEREHAN untuk Dongkrak Ekonomi Peternak Lokal

Perkuat Pemerataan Keuangan dan Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi di Jabar

Konflik Timur Tengah Picu Tekanan Ekonomi, DPR Minta Mitigasi Maksimal

STRATEGI HADAPI TEKANAN

Akibat dari berbagai tantangan tersebut, sejumlah perusahaan mulai menahan perekrutan karyawan baru dan menunda ekspansi untuk menjaga likuiditas.  Tekanan biaya yang berkepanjangan dapat meningkatkan risiko PHK, terutama pada sektor padat karya seperti tekstil, alas kaki, makanan-minuman, dan elektronik.

“Berdasarkan masukan dari teman-teman pengusaha dan pengalaman saya sendiri sebagai pengusaha selama sekitar 35 tahun, ada beberapa strategi yang tepat untuk menghadapi situasi saat ini,” ujar Agung.

Pertama, diversifikasi sumber bahan baku. Perusahaan perlu mengurangi ketergantungan pada satu negara pemasok atau satu jenis bahan baku impor. Selain itu, penggunaan bahan baku lokal yang memenuhi standar kualitas juga dapat menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan ketahanan bisnis.

Kedua, fokus pada efisiensi operasional. Sebaiknya perusahaan mulai melakukan digitalisasi proses bisnis, otomatisasi produksi, pengurangan pemborosan energi, optimalisasi persediaan, serta perbaikan sistem distribusi.

Ketiga, memperkuat manajemen kas. Likuiditas menjadi faktor penting dalam periode penuh ketidakpastian. Pengusaha perlu mempercepat penagihan piutang, mengontrol pengeluaran non-prioritas, menjaga cadangan kas, dan mengelola utang secara lebih konservatif.

Keempat, memanfaatkan peluang ekspor. Bagi perusahaan yang memiliki produk kompetitif, pelemahan Rupiah justru dapat menjadi peluang. Produk Indonesia menjadi relatif lebih murah bagi pembeli luar negeri sehingga daya saing ekspor meningkat.

Kelima, menjaga fleksibilitas strategi bisnis di tengah kondisi ekonomi yang berubah sangat cepat. Fleksibilitas dalam pengelolaan harga, kapasitas produksi, investasi, dan strategi pemasaran menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan bertahan di tengah ketidakpastian.

Agung menambahkan bahwa tekanan yang dihadapi dunia usaha saat ini memang berat. Namun sejarah menunjukkan bahwa banyak perusahaan justru lahir lebih kuat setelah berhasil melewati periode krisis. Tantangan terbesar bukan hanya pelemahan Rupiah atau perlambatan ekonomi, melainkan kemampuan perusahaan untuk beradaptasi lebih cepat dibanding perubahan yang terjadi di pasar.

“Di tengah ketidakpastian global, pengusaha yang mampu menjaga efisiensi, mengelola risiko, memperkuat arus kas, serta menangkap peluang baru akan memiliki posisi yang lebih kuat ketika siklus ekonomi kembali membaik,” tegas Agung.****

Tags: Agung SuryamalEkonomiStrategi ekonomi
ShareTweetSend

Related Posts

Menkeu Purbaya Optimistis APBN Tetap Sehat dan Kredibel
Ekonomi

Menkeu Purbaya Optimistis APBN Tetap Sehat dan Kredibel

6 Jun 2026 18:30
Menkeu: Perubahan UU P2SK Langkah Strategis Bangun Fondasi Ekonomi Indonesia Lebih Kuat
Ekonomi

Menkeu: Perubahan UU P2SK Langkah Strategis Bangun Fondasi Ekonomi Indonesia Lebih Kuat

4 Jun 2026 22:36
OJK Tasikmalaya dan TPAKD Priangan Timur Luncurkan BEREHAN untuk Dongkrak Ekonomi Peternak Lokal
Daerah

OJK Tasikmalaya dan TPAKD Priangan Timur Luncurkan BEREHAN untuk Dongkrak Ekonomi Peternak Lokal

3 Jun 2026 03:39
Perkuat Pemerataan Keuangan dan Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi di Jabar
Ekonomi

Perkuat Pemerataan Keuangan dan Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi di Jabar

12 Mei 2026 21:00
Prolegnas Jadi Prioritas DPR, Undang-Undang Harus Responsif Terhadap Hukum Nasional
News

Konflik Timur Tengah Picu Tekanan Ekonomi, DPR Minta Mitigasi Maksimal

12 Mei 2026 13:14
Forum Wartawan Kebangsaan Ingatkan Pemerintah Tekanan Ketidakpastian Ekonomi Global Bertambah Berat
Berita Utama

Forum Wartawan Kebangsaan Ingatkan Pemerintah Tekanan Ketidakpastian Ekonomi Global Bertambah Berat

8 Mei 2026 06:34
Next Post
Juventus Bersiap Putus Hubungan Resmi dengan Thiago Motta

Juventus Bersiap Putus Hubungan Resmi dengan Thiago Motta

8 Produk Disdukcapil Kuningan Peroleh Surat Hak Cipta Kemenkum HAM RI

8 Produk Disdukcapil Kuningan Peroleh Surat Hak Cipta Kemenkum HAM RI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 3,5 Juta! PT Jaya Utama Perkasa Bandung Buka Loker Admin Produksi

Gaji 3,5 Juta! PT Jaya Utama Perkasa Bandung Buka Loker Admin Produksi

30 Mei 2026 16:19
Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

5 Jun 2026 16:11
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejaksaan Pukul 4 Subuh dari Rumahnya

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejaksaan Pukul 4 Subuh dari Rumahnya

3 Jun 2026 11:30
TERBARU! PT Colorindo Tera Internasional Bandung Buka Loker Staff Logistik

TERBARU! PT Colorindo Tera Internasional Bandung Buka Loker Staff Logistik

2 Jun 2026 16:54
Gardu Listrik Awipari Meledak Semburkan Api, Warga Panik di Tengah Malam

Gardu Listrik Awipari Meledak Semburkan Api, Warga Panik di Tengah Malam

0
BKSAP DPR: Kesetaraan Gender Bukan Sekadar Keterwakilan

BKSAP DPR: Kesetaraan Gender Bukan Sekadar Keterwakilan

0
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 “Inspired by Nature For Climate For Our Future

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 “Inspired by Nature For Climate For Our Future

0
Rieke Diah Pitaloka: Korupsi Imigrasi Ancam Kedaulatan dan Keamanan Negara

Rieke Diah Pitaloka: Korupsi Imigrasi Ancam Kedaulatan dan Keamanan Negara

0
Gardu Listrik Awipari Meledak Semburkan Api, Warga Panik di Tengah Malam

Gardu Listrik Awipari Meledak Semburkan Api, Warga Panik di Tengah Malam

7 Jun 2026 13:59
BKSAP DPR: Kesetaraan Gender Bukan Sekadar Keterwakilan

BKSAP DPR: Kesetaraan Gender Bukan Sekadar Keterwakilan

7 Jun 2026 13:02
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 “Inspired by Nature For Climate For Our Future

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 “Inspired by Nature For Climate For Our Future

7 Jun 2026 12:34
Rieke Diah Pitaloka: Korupsi Imigrasi Ancam Kedaulatan dan Keamanan Negara

Rieke Diah Pitaloka: Korupsi Imigrasi Ancam Kedaulatan dan Keamanan Negara

7 Jun 2026 12:29

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.