terasjabar.id
Minggu, 7 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Minggu, 7 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kementan Perkuat Pengawasan, Tidak Ada Kompromi bagi Mafia Pangan

Ivan W. by Ivan W.
1 Jun 2026 17:43
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Kementan Perkuat Pengawasan, Tidak Ada Kompromi bagi Mafia Pangan

TERASJABAR.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan komitmennya memperkuat pengawasan dan penegakan hukum terhadap praktik mafia pangan yang dinilai merugikan masyarakat, mengganggu distribusi, serta memengaruhi stabilitas harga pangan nasional, termasuk minyak goreng.

Dilansir laman resmi Kementan, penguatan pengawasan dilakukan menyusul berbagai dinamika tata niaga pangan yang kerap dimanfaatkan oknum tertentu untuk mencari keuntungan melalui permainan distribusi, penimbunan, maupun manipulasi harga di lapangan.

Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) Irham Waroihan mengatakan praktik mafia pangan umumnya muncul ketika pemerintah mengeluarkan kebijakan strategis yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat dan ketahanan pangan nasional.

ADVERTISEMENT

“Setiap ada kebijakan strategis untuk kepentingan negara dan masyarakat, mafia pangan selalu bergerak mencari celah. Termasuk dalam tata niaga minyak goreng,” ujar Irham di Kementan.

Ia mengatakan pemerintah terus memperkuat tata niaga sawit dan minyak goreng agar distribusi serta pasokan kebutuhan masyarakat tetap terjaga. Salah satu langkah yang dilakukan melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) guna memastikan kebutuhan dalam negeri terpenuhi.

Namun menurutnya, penguatan pengawasan tetap diperlukan agar implementasi kebijakan di lapangan berjalan sesuai ketentuan dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mengambil keuntungan yang merugikan masyarakat.

Karena itu, Kementan memperkuat pengawasan secara menyeluruh mulai dari hulu hingga hilir guna memastikan distribusi pangan berjalan baik, pasokan tetap tersedia, dan harga pangan tetap stabil di masyarakat.

“Pengawasan harus dilakukan secara ketat mulai dari hulu sampai hilir karena ini menyangkut kepentingan rakyat banyak,” katanya.

Kementan juga terus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk bersama aparat penegak hukum, pemerintah daerah, hingga pelaku usaha dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan stabilisasi harga, ketersediaan pasokan, distribusi, hingga pengendalian cadangan pangan berjalan optimal di lapangan.

Apabila ditemukan praktik pelanggaran seperti penimbunan maupun permainan harga, Kementan memastikan penegakan hukum akan dilakukan secara tegas dan terukur.

“Penegakan hukum harus memberikan efek jera agar praktik serupa tidak kembali terulang,” tegas Irham.

Di tengah dinamika harga pangan, Kementan meminta masyarakat tetap tenang dan percaya terhadap langkah pengawasan yang terus diperkuat.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan yakin bahwa pemerintah akan terus mengambil langkah nyata, baik melalui pengawasan di lapangan maupun penguatan regulasi. Pemerintah tidak akan tinggal diam melawan mafia pangan,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan penegakan hukum terhadap mafia pangan harus dilakukan secara tegas tanpa kompromi demi melindungi masyarakat dan menjaga stabilitas pangan nasional.

“Seperti arahan Bapak Presiden Prabowo, kita diminta mewujudkan swasembada pangan dan penegakan hukum harus ditegakkan manakala ada yang bermain-main. Tidak ada kompromi,” ujar Mentan.

Mentan juga menegaskan langkah bersih-bersih mafia pangan dilakukan baik terhadap pelaku di luar pemerintahan maupun oknum di internal kementerian.

Data Kementan mencatat selama periode 2024–2025 terdapat 94 kasus yang ditangani, terdiri atas 46 kasus beras, 27 kasus pupuk, 16 kasus minyak, serta 3 kasus yang melibatkan oknum pegawai internal dengan total 77 tersangka.

Selain itu, sebanyak 2.231 izin pengecer dan distributor pupuk bermasalah telah dicabut. Dalam 10 bulan terakhir, Kementerian Pertanian juga telah mengirimkan 260 kasus kepada aparat penegak hukum (APH).

Salah satu pengungkapan terbesar adalah kasus skandal beras oplosan. Dari 268 sampel yang diperiksa di 13 laboratorium pada 10 provinsi, ditemukan 212 merek beras premium dan medium tidak sesuai standar mutu, berat, dan Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah.

RELATED POSTS

Akselerasi Swasembada Pangan, Kementan Gelar Tanam Serentak Komoditas Perkebunan di 12 Provinsi

Antisipasi Kemarau 2026, Kementan Perkuat Cadangan Pakan Ternak Nasional

Kementan Perkuat Pengawalan Program dan Bantuan Pertanian Melalui BRMP di 38 Provinsi

Pemerintah Pastikan Harga Beras SPHP Tak Naik Imbas Menguatnya Dolar AS

Kementan Perkuat Penerapan Teknologi Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026

Dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan 85,56 persen beras premium tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan. Praktik tersebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp99,35 triliun per tahun.

Kementan memastikan pengawasan dan penindakan terhadap praktik mafia pangan akan terus diperkuat demi melindungi masyarakat serta menjaga ketahanan pangan nasional.***

Sumber: Kementan

Tags: KementanMafia PanganMentan
ShareTweetSend

Related Posts

Akselerasi Swasembada Pangan, Kementan Gelar Tanam Serentak Komoditas Perkebunan di 12 Provinsi
Ekonomi

Akselerasi Swasembada Pangan, Kementan Gelar Tanam Serentak Komoditas Perkebunan di 12 Provinsi

5 Jun 2026 19:41
Antisipasi Kemarau 2026, Kementan Perkuat Cadangan Pakan Ternak Nasional
Ekonomi

Antisipasi Kemarau 2026, Kementan Perkuat Cadangan Pakan Ternak Nasional

3 Jun 2026 22:34
Kementan Perkuat Pengawalan Program dan Bantuan Pertanian Melalui BRMP di 38 Provinsi
Ekonomi

Kementan Perkuat Pengawalan Program dan Bantuan Pertanian Melalui BRMP di 38 Provinsi

1 Jun 2026 18:01
Pemerintah Pastikan Harga Beras SPHP Tak Naik Imbas Menguatnya Dolar AS
Ekonomi

Pemerintah Pastikan Harga Beras SPHP Tak Naik Imbas Menguatnya Dolar AS

28 Mei 2026 22:41
Kementan Perkuat Penerapan Teknologi Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026
Ekonomi

Kementan Perkuat Penerapan Teknologi Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026

27 Mei 2026 22:25
Tanam 50 Ribu Hektare Serentak, Kementan Pacu Produksi Lewat Optimasi Lahan
Ekonomi

Tanam 50 Ribu Hektare Serentak, Kementan Pacu Produksi Lewat Optimasi Lahan

27 Mei 2026 22:16
Next Post
Ular Lanang Sapi dan Ular King Kobra 3,5 Meter Dievakuasi Tim Damkar

Ular Lanang Sapi dan Ular King Kobra 3,5 Meter Dievakuasi Tim Damkar

Chelsea Mulai Khawatir dengan Masa Depan Kendry Paez

Chelsea Mulai Khawatir dengan Masa Depan Kendry Paez

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 3,5 Juta! PT Jaya Utama Perkasa Bandung Buka Loker Admin Produksi

Gaji 3,5 Juta! PT Jaya Utama Perkasa Bandung Buka Loker Admin Produksi

30 Mei 2026 16:19
Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

5 Jun 2026 16:11
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejaksaan Pukul 4 Subuh dari Rumahnya

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejaksaan Pukul 4 Subuh dari Rumahnya

3 Jun 2026 11:30
TERBARU! PT Colorindo Tera Internasional Bandung Buka Loker Staff Logistik

TERBARU! PT Colorindo Tera Internasional Bandung Buka Loker Staff Logistik

2 Jun 2026 16:54
Gardu Listrik Awipari Meledak Semburkan Api, Warga Panik di Tengah Malam

Gardu Listrik Awipari Meledak Semburkan Api, Warga Panik di Tengah Malam

0
BKSAP DPR: Kesetaraan Gender Bukan Sekadar Keterwakilan

BKSAP DPR: Kesetaraan Gender Bukan Sekadar Keterwakilan

0
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 “Inspired by Nature For Climate For Our Future

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 “Inspired by Nature For Climate For Our Future

0
Rieke Diah Pitaloka: Korupsi Imigrasi Ancam Kedaulatan dan Keamanan Negara

Rieke Diah Pitaloka: Korupsi Imigrasi Ancam Kedaulatan dan Keamanan Negara

0
Gardu Listrik Awipari Meledak Semburkan Api, Warga Panik di Tengah Malam

Gardu Listrik Awipari Meledak Semburkan Api, Warga Panik di Tengah Malam

7 Jun 2026 13:59
BKSAP DPR: Kesetaraan Gender Bukan Sekadar Keterwakilan

BKSAP DPR: Kesetaraan Gender Bukan Sekadar Keterwakilan

7 Jun 2026 13:02
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 “Inspired by Nature For Climate For Our Future

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 “Inspired by Nature For Climate For Our Future

7 Jun 2026 12:34
Rieke Diah Pitaloka: Korupsi Imigrasi Ancam Kedaulatan dan Keamanan Negara

Rieke Diah Pitaloka: Korupsi Imigrasi Ancam Kedaulatan dan Keamanan Negara

7 Jun 2026 12:29

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.