TERASJABAR.ID – Susu menjadi salah satu sumber nutrisi penting bagi bayi, baik dari ASI maupun susu formula sesuai kebutuhan.
Namun, pada sebagian bayi, susu tertentu dapat menimbulkan reaksi yang membuat tubuhnya tidak nyaman.
Kondisi ini sering disebut bayi tidak cocok susu.
Penyebabnya bisa beragam, mulai dari alergi protein susu sapi, intoleransi laktosa, hingga sistem pencernaan bayi yang masih sensitif.
Simak beberapa tanda bayi tidak cocok susu yang perlu diperhatikan oleh para orang tua.
Baca Juga: TERBARU! Tianlala Batujajar Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK
Munculnya Ruam atau Gatal pada Kulit
Salah satu indikasi bahwa bayi tidak cocok dengan susu adalah munculnya ruam merah, benjolan, atau gatal di kulit.
Reaksi ini mungkin muncul karena bayi memiliki sensitivitas terhadap komponen tertentu dalam susu, terutama protein dari susu sapi.
Kembung dan Sering Rewel
Bayi yang mengalami ketidakcocokan terhadap susu juga bisa merasakan perut kembung, terlalu banyak kentut, atau menunjukkan tanda-tanda ketidaknyamanan setelah menyusui.
Gejala ini dapat membuat bayi lebih sering menangis, kesulitan tidur, atau menarik kakinya ke perut.
Namun, kembung pada bayi bisa disebabkan oleh teknik menyusu yang tidak tepat, udara yang tertelan, atau bayi yang belum dissendawakan.
Oleh karena itu, penting untuk memantau apakah keluhan ini muncul berulang kali setelah meminum susu tertentu.
Muntah atau Gumoh yang Berlebihan
Gumoh dengan intensitas ringan relatif umum terjadi pada bayi.
Namun, jika bayi sering mengalami muntah, gumoh yang sangat banyak, atau terlihat kesakitan setelah mengonsumsi susu, hal ini perlu menjadi perhatian.
Reaksi tersebut dapat menunjukkan bahwa saluran pencernaan bayi tidak dapat menerima susu dengan baik.***















