TERASJABAR.ID – Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) melalui Program Studi Profesi Apoteker resmi menggelar Sumpah Apoteker Angkatan XXXIX yang diselenggarakan pada hari Kamis, 07 April 2025 dan bertempat di Gedung Auditorium Unjani. Kegiatan ini meruupakan tahap akhir bagi lulusan profesi apoteker sebelum resmi menjalankan tugas di bidang kefarmasian.
Sidang Senat Terbuka dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Farmasi, Prof. Dr. apt. Fikri Alatas, S.Si., M.Si., beserta jajaran senat fakultas dan diikuti oleh 199 Apoteker baru, acara yang penuh khidmat dan syukur ini menandai dimulainya perjalanan profesional para lulusan Program Studi Profesi Apoteker Angkatan-XXXIX.
Dalam sambutannya, Rektor Unjani, Prof. Dr. Agus Subagyo, S.IP., M.Si., berpesan agar para apoteker baru menjadi sosok yang kuat dan hebat. Para apoteker baru diharapkan mampu membawa nama baik Universitas Jenderal Achmad Yani, khususnya Fakultas Farmasi, dengan cara meracik obat secara profesional sehingga pasien dapat sembuh. Beliau juga menekankan, bahwa para apoteker baru semuanya harus menjadi apoteker-apoteker yang Cageur, Bageur, Bener, Pinter, Singer.
Dalam kesempatan kali ini, Dr. apt. Hestiary Ratih, M.Si. membawakan orasi ilmiah dengan judul “Inovasi Tablet Probiotik, Matriks Pelindung Gom Akasia”, beliau membahas mengenai Optimasi Formulasi Tablet Kefir Menggunakan Gum Akasia Sebagai Bahan Pengikat Alami. Dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada lulusan terbaik PSPA, apt.Restu Septya Arimbi, S.Farm., peraih nilai Ukomnas PDPA metode CBT tertinggi, apt. Arizal Nurhakim, S.Farm., peraih nilai Ukomnas PDPA metode OSCE tertinggi apt. Anti Frestika Ade, S.Farm., serta para lulusan dengan IPK 4,0 yaitu apt. Nurwigya Mohamad Putri, S.Farm., apt. Zahriah, S.Farm., apt. Najwa Aulia Hanifa, S.Farm., dan apt. Serlin Zandroto, S.Farm.
Masuk kedalam kegiatan inti yaitu pengambilan sumpah dan janji apoteker oleh para Rohaniawan dan diikuti oleh seluruh apoteker baru serta dilanjutkanya dengan pembagian berkas ijazah. Hadir dalam kesempatan yang sama, Prof. Dr. apt. Ida Musfiroh,M.Si., dari Kolegium Farmasi.**


















