TERASJABAR.ID – Dawn phenomenon adalah kondisi ketika kadar gula darah meningkat pada pagi hari, yang umum terjadi pada penderita diabetes.
Meskipun sering dialami, kondisi ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cukup tinggi dan berpotensi membahayakan kesehatan jika tidak dikendalikan.
Fenomena ini biasanya terjadi pada rentang waktu antara pukul 03.00 hingga 08.00 pagi.
Penyebab utamanya adalah ketidakseimbangan hormon insulin dalam tubuh, sehingga gula darah tidak dapat dikendalikan dengan optimal.
Selain itu, peningkatan beberapa hormon seperti hormon pertumbuhan, kortisol, dan katekolamin pada malam hingga dini hari juga dapat memicu naiknya kadar gula darah.
Gejala Dawn Phenomenon
Penderita diabetes dapat mendeteksi kondisi ini dengan memeriksa kadar gula darah menggunakan glukometer saat bangun tidur.
Beberapa gejala yang dapat muncul antara lain rasa haus dan lapar berlebihan, sering buang air kecil, sakit kepala, mual, nyeri perut, serta penglihatan kabur.
Pada kondisi yang lebih parah, lonjakan gula darah dapat memicu komplikasi serius seperti ketoasidosis diabetik.
Kondisi ini terjadi ketika tubuh mulai memecah lemak sebagai sumber energi, sehingga menghasilkan keton yang menumpuk dalam darah dan dapat mengancam nyawa bila tidak segera ditangani.
Cara Mencegah Dawn Phenomenon
Untuk mengontrol kondisi ini, penderita diabetes dianjurkan menerapkan pola makan teratur, seperti makan malam lebih awal sekitar pukul 18.00 dengan menu tinggi protein dan serat.
Konsumsi karbohidrat sederhana sebelum tidur juga sebaiknya dihindari. Aktivitas fisik ringan di sore hari seperti berjalan santai atau yoga juga dapat membantu menjaga kestabilan gula darah.
Selain perubahan gaya hidup, dokter dapat menyesuaikan jadwal maupun dosis obat diabetes, termasuk insulin, agar lebih efektif mengendalikan gula darah di malam hingga pagi hari.
Pada pengguna pompa insulin, penambahan dosis tertentu di pagi hari mungkin diperlukan.
Perlu diketahui, peningkatan gula darah pagi hari tidak selalu disebabkan oleh dawn phenomenon, tetapi juga bisa karena efek Somogyi, yaitu kondisi rebound akibat penggunaan insulin yang tidak seimbang atau kurangnya asupan makanan.
Untuk pemantauan yang lebih akurat, penderita diabetes dianjurkan rutin mengecek gula darah pada malam hari sebelum tidur, dini hari, serta saat bangun pagi.
Meskipun umum terjadi, dawn phenomenon tetap perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko komplikasi.
Jika disertai tanda bahaya seperti peningkatan keton dalam urine atau gejala ketoasidosis, segera lakukan pemeriksaan medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.-***

















