terasjabar.id
Kamis, 25 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Kamis, 25 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Sisa Perang Kemerdekaan Sejumlah Bom Sempat Berserakan di Desa Pamulihan

Wawan Hermawan by Wawan Hermawan
10 Nov 2025 13:36
in Berita Utama, Daerah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sisa Perang Kemerdekaan Sejumlah Bom Sempat Berserakan di Desa Pamulihan

Tugu Monumen Perjuangan (Tugu Perjuangan Agresi II) di Desa Pamulihan, Cipicung, Kuningan

TERASJABAR.ID – Desa Pamulihan, Kecamatan Cipicung, Kuningan, Jawa Barat, tercatat dalam sejarah perjuangan Kemerdekaan RI, sebagai salah satu desa yang turut berkontribusi dalam perang kemerdekaan mengusir kaum penjajah.
Wilayah Desa Pamulihan dalam sejarah diketahui sebagai lokasi perjuangan ketika melawan pasukan Belanda.

“Untuk napak tilas kisah perjuangan tersebut, maka dibuatlah tugu monumen perjuangan (Tugu Perjuangan Agresi II), yang dibangun oleh Pemerintah Daerah pada tahun 1976,” kata Camat Cipicung Deni Hamdani, Senin (10/11/2025).

Hasil temuan KKN Mahasiswa Fakultas ilmu komunikasi Universitas Padjadjaran (UNPAD) beberapa tahun silam, di Desa Pamulihan sempat ditemukan ratusan amunisi perang, di antaranya sejumlah Bom yang terkubur di tanah namun tidak meledak.

Sekitar bulan Februari 1947, pasukan TNI AL dipimpin oleh Hutagaul, mendatangi Desa Pamulihan dan bergabung dengan Warso menduduki Desa Pamulihan dan bermukim di rumah-rumah penduduk.

Pada bulan April 1947 datanglah sejumlah pasukan TNI AD yang dikenal sebagai “pasukan setan”, terdiri dari yon 314 dan yon 315 dipimpin oleh Mayor Rukmana (Abimanyu), dan Kapten Mahmud Pasha.

Pasukan TNI AD dan pasukan TNI AL bergabung dan menyatu dengan masyarakat membuat satu kekuatan untuk mengadakan perlawanan terhadap serangan tentara Belanda dalam rangka mempertahankan Kemerdekaan RI.

Sementara bulan oktober 1947 terdapat keputusan hasil perundingan antara pemerintah RI dan Belanda tentang adanya gencatan senjata, sehingga bulan itu juga semua pasukan TNI AD dan sebagian pasukan TNI AL ditarik ke Yogyakarta dengan istilah rempil.

RELATED POSTS

Dr. H. Anang: Baznas Kuningan Harus Profesional dan Tepat Sasaran

Tradisi Marak Ikan Warnai Milangkala ke 340 Desa Susukan

Kakek Edo Korban Kebakaran Terjebak di Ruko Bensin Akhirnya Meninggal Dunia

Kepulangan 445 Jamaah Haji Kloter 08 Kuningan Disambut Haru Keluarga

Seren Taun Jadi Ikon Budaya Kuningan Hingga Dikenal Wisatawan Mancanegara

ADVERTISEMENT

Sebagian pasukan TNI AL ditinggalkan di Desa Pamulihan. Mereka ditugaskan untuk menjaga daerah sambil menyusun organisasi kekuatan terdiri dari lapisan masyarakat yang dinamakan LGKPRM (Laskar Gerilya Kesatuan Perlawanan Rakyat Murba).

Dalam peristiwa bersejarah tersebut masyarakat Pamulihan turut andil dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan RI. Berkah perlindungan Allah SWT, tidak terlalu banyak jatuh korban jiwa.

Sekitar bulan maret 1948 tentara yang rempil ke Yogyakarta seutuhnya kembali/datang lagi ke Desa Pamulihan yang dipimpin oleh Kapten Mahmud Pasha.

Setelah itu secara berturut-turut tentara Belanda datang kembali dan terjadilah perang baku tembak, baik dijalan desa maupun di luar desa (di kebun, ladang, tegalan). Pertempuran berlangsung sampai bulan September 1948.

Kemudian tanggal 10 Oktober 1948 kembali datang serangan dari tentara Belanda yang jauh lebih hebat, baik dari darat maupun dari udara dengan senjata beratnya yang diluncurkan dari pesawat perang belanda.

Bagaikan hujan peluru seperti roket, peluru akan membumihanguskan Desa Pamulihan. Di tengah suasana sangat mencekam, tiba-tiba ada 2 orang tak dikenal datang berkendaraan Jeep. Diketahui seorang di antaranya bernama Durahman. Ia mengaku ingin bergabung dan siap membantu tentara Indonesia.

Namun ternyata, kedua orang tersebut, adalah mata-mata tentara Belanda, yang ditugaskkan menyelidiki situasi kondisi di Desa Pamulihan, untuk dilaporkan ke pihak belanda. Namun pada akhirnya kedua pengkhianat tersebut berhasil ditangkap.*

Tags: KuninganSejarah PerjuanganTugu Perjuangan Agresi II
ShareTweetSend

Related Posts

Dr. H. Anang:  Baznas Kuningan Harus Profesional dan Tepat Sasaran
Daerah

Dr. H. Anang: Baznas Kuningan Harus Profesional dan Tepat Sasaran

24 Jun 2026 21:15
Tradisi Marak Ikan Warnai Milangkala ke 340 Desa Susukan
Daerah

Tradisi Marak Ikan Warnai Milangkala ke 340 Desa Susukan

20 Jun 2026 19:26
Kakek Edo Korban Kebakaran Terjebak di Ruko Bensin Akhirnya Meninggal Dunia
Daerah

Kakek Edo Korban Kebakaran Terjebak di Ruko Bensin Akhirnya Meninggal Dunia

14 Jun 2026 06:31
Kepulangan 445 Jamaah Haji Kloter 08 Kuningan Disambut Haru Keluarga
Daerah

Kepulangan 445 Jamaah Haji Kloter 08 Kuningan Disambut Haru Keluarga

8 Jun 2026 22:21
Seren Taun Jadi Ikon Budaya Kuningan Hingga Dikenal Wisatawan Mancanegara
Berita Utama

Seren Taun Jadi Ikon Budaya Kuningan Hingga Dikenal Wisatawan Mancanegara

8 Jun 2026 15:15
8 Produk Disdukcapil Kuningan Peroleh Surat Hak Cipta Kemenkum HAM RI
News

8 Produk Disdukcapil Kuningan Peroleh Surat Hak Cipta Kemenkum HAM RI

1 Jun 2026 17:36
Next Post
Menperin Ajak IKM Manfaatkan Kredit Industri Padat Karya

Menperin Ajak IKM Manfaatkan Kredit Industri Padat Karya

Wali Kota Bandung Ajak Warga Teladani Semangat Pahlawan Lewat Kerja Nyata

Wali Kota Bandung Ajak Warga Teladani Semangat Pahlawan Lewat Kerja Nyata

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Buat Lulusan SMA SMK! PT Hua Yii Bandung Buka Loker Operator Produksi, Minat?

Buat Lulusan SMA SMK! PT Hua Yii Bandung Buka Loker Operator Produksi, Minat?

18 Jun 2026 15:51
Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

15 Jun 2026 16:51
Buat Lulusan SMA! Excelso Cafe Bandung Buka Loker Crew Cafe

Buat Lulusan SMA! Excelso Cafe Bandung Buka Loker Crew Cafe

19 Jun 2026 14:26
Buat Lulusan SMA SMK! K-24 Bandung Buka Loker Staff Gudang

Buat Lulusan SMA SMK! K-24 Bandung Buka Loker Staff Gudang

22 Jun 2026 17:08
Chelsea Tambah Nama Baru dalam Daftar Belanja, Gabriel Gudmundsson Jadi Sorotan

Chelsea Tambah Nama Baru dalam Daftar Belanja, Gabriel Gudmundsson Jadi Sorotan

0
Percepat Hilirisasi, Kemenperin dan Danareksa Perkuat Kawasan Industri

Percepat Hilirisasi, Kemenperin dan Danareksa Perkuat Kawasan Industri

0
Selebrasi Viking Norwegia Tuai Sindiran dari Swedia dan Denmark

Selebrasi Viking Norwegia Tuai Sindiran dari Swedia dan Denmark

0
Optimalisasi Pelayanan Jantung BPJS di Santosa Heart Center

Optimalisasi Pelayanan Jantung BPJS di Santosa Heart Center

0
Chelsea Tambah Nama Baru dalam Daftar Belanja, Gabriel Gudmundsson Jadi Sorotan

Chelsea Tambah Nama Baru dalam Daftar Belanja, Gabriel Gudmundsson Jadi Sorotan

24 Jun 2026 23:32
Percepat Hilirisasi, Kemenperin dan Danareksa Perkuat Kawasan Industri

Percepat Hilirisasi, Kemenperin dan Danareksa Perkuat Kawasan Industri

24 Jun 2026 23:08
Selebrasi Viking Norwegia Tuai Sindiran dari Swedia dan Denmark

Selebrasi Viking Norwegia Tuai Sindiran dari Swedia dan Denmark

24 Jun 2026 23:04
AC Milan Incar Evertton Araujo, Flamengo Pasang Harga €15 Juta

AC Milan Incar Evertton Araujo, Flamengo Pasang Harga €15 Juta

24 Jun 2026 23:02

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.