TERASJABAR.ID – Sat Samapta Polres Garut bergerak cepat ke Jalan Pahlawan dini hari sekitar pukul 00.01 WIB, Senin (29/6/2026) tim patroli menyisir titik rawan untuk menjaga Harkamtibmas dan cegah kerusuhan.
Patroli Presisi ini bukan formalitas. Ini langkah preventif menghantam potensi premanisme dan tindak pidana C3 yakni Curat, Curas dan Curanmor yang mengintai wilayah hukum Polres Garut.
Petugas langsung mencium aroma tajam alkohol di pinggir Jalan Pahlawan, sekelompok pemuda kepergok nongkrong sambil menenggak miras. Barang bukti di tangan tercium satu botol ciu dan satu botol Intisari sudah dalam keadaan terbuka.
Tidak ada tawar-menawar. Sat Samapta langsung bergerak dengan cara humanis dan membubarkan mereka untuk kembali ke rumah masing-masing,”tegas petugas di lapangan.
Para pemuda diberi pembinaan di tempat. Polisi mengingatkan mabuk di ruang publik itu pintu masuk masalah. Bisa jadi pemicu tawuran, bisa jadi korban kriminal, bisa juga celaka karena hilang kendali.
“Jangan ulangi. Kalau masih di jalan tengah malam dalam kondisi mabuk, kalian yang rugi duluan. Bisa kena hukum, bisa kena amuk warga, bisa jadi korban C3,” tegas anggota Sat Samapta.
Kasat Samapta Polres Garut AKP Ardiyanto, S.H., M.P. menegaskan, patroli seperti ini tidak akan berhenti. “Kami akan terus gencarkan patroli dialogis. Tujuannya menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di seluruh Kabupaten Garut,” katanya.
Menurut AKP Ardiyanto, mencegah lebih baik daripada menindak setelah kejadian. Patroli rutin adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Polisi hadir sebelum masalah muncul, bukan hanya datang setelah korban berjatuhan.
Melalui kegiatan ini, Polres Garut menargetkan dua hal besar. Pertama, meminimalisir potensi gangguan keamanan di titik-titik rawan seperti Jalan Pahlawan. Kedua, meningkatkan kepercayaan publik* terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Malam itu Jalan Pahlawan kembali sunyi dan aman. Gerombolan pemuda mabuk pulang. Botol miras diamankan. Petugas tetap berkeliling.
Karena keamanan bukan kebetulan. Keamanan lahir dari patroli yang tidak kenal lelah, dari polisi yang turun ke jalan, dan dari masyarakat yang mau menjaga ketertiban bersama. (*)











