Advertisement

VIRAL VIDEO 2 Anak Kecil Ikut ke RSUD Cililin, Kedua Orangtuanya Positif Covid-19 Anak Terkecil Juga

VIRAL VIDEO 2 Anak Kecil Ikut ke RSUD Cililin, Kedua Orangtuanya Positif Covid-19 Anak Terkecil Juga
twitter@Faza Shalihah Novani Satu keluarga asal Kecamatan Batujajar saat akan memasuki Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Editor: Malda Hot News —Minggu, 5 April 2020 08:30 WIB

Terasjabar.id - Satu keluarga asal Kecamatan Batujajar saat ini tengah dirawat dan diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Keluarga tersebut berjumlah 5 orang di antaranya, ibu, tiga anak, dan neneknya.

Dari jumlah tersebut, dua orang di antaranya dinyatakan positif Covid-19 setelah mengikuti rapid test beberapa hari lalu.

Belakangan, Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan menyebut kalau anak terkecil dari keluarga tersebut juga positif Covid-19.

"Iya betul, itu satu keluarga jumlahnya ada 5 orang. Tiga orang anak, ibu dan neneknya," ujar Kepala Dinas Kesehatan KBB, Hernawan Widjajanto saat dikonfirmasi Tribun Jabar melalui pesan singkat, Selasa (1/4/2020).

Sekretaris Dinas Kesehatan KBB, Nanang Ismantoro menambahkan, tiga orang anak dari keluarga itu, satu di antaranya positif Covid-19, sedangkan dua anak yang lain statusnya negatif.

"Kedua anaknya tidak ada yang mau menampung jadi dirawat di rumah sakit statusnya Orang Dalam Pemantauan (ODP). Anaknya ada yang usia 7 tahun, 8 tahun tapi itu kondisnya sehat, cuma yang satu berusia 4 tahun saja yang positif," katanya.

Nanang mengatakan, dalam keluarga ini juga neneknya dinyatakan positif Covid-19 dan kondisinya sudah parah.

Sehingga, sang nenek dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Sedangkan sang ibu berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Kelima pasien tersebut, kata dia, dirawat di RSUD Cililin karena ruang isolasi di rumah sakit rujukan, dalam hal ini RSHS Bandung, kapasitasnya sudah penuh.

"Padahal satu orang pasien (neneknya) berusia 70 tahun sudah memerlukan tindakan yang lebih lanjut karena ada gangguan paru-paru dan harusnya memang dirujuk, tapi karena RSHS penuh terpaksa kita yang merawat," katanya.

Nanang mengatakan, keluarga ini masuk dalam klaster seminar keagamaan yang digelar di Hotel Lembang Asri Lembang.

Dalam kegitatan ini, suami dari ibu tiga anak itu sudah dinyatakan positif terlebih dahulu dan saat ini dirawat di RSHS Bandung.

"Itu semuanya keluarga asal Batujajar, ada kaitan erat dengan klaster Lembang yang suaminya sudah dinyatakan positif," ucap Nanang.

Anak Disebut Tak Ada yang Merawat

Viral video dua anak kecil dibawa ke RSUD Cililin karena orang tua dan neneknya positif Covid-19.

Anak tersebut terpaksa dibawa ke RSUD Cililing karena disebut tak ada yang merawat.

Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat Hengky Kurniawan membenarkan soal video tersebut.

Awalnya video ini diposting akun Twitter Faza Shalihah Novani.

Dari vidoe yang diposting tampak dua orang anak kecil mengenakan masker berjalan masuk ke dalam bangunan.

Dua anak kecil ini ditemani satu orang wanita dewasa.

Saat berjalan, mereka dipandu satu petugas mengenakan APD.

"ikutin om yah," kata petugas.

"udah bawa baju ?" tanya seorang wanita di video.

Anak kecil itu membawa tas.

Dalam keterangan yang tertera di video dituliskan bahwa dua anak ini terpaksa dibawa ke RSUD Cililin karena orang tuanya positif Covid-19.

"Orangtua dan neneknya + Covid-19,

di rumah gak ada yang ngurusin, tetangga pada takut semua.

Terpaksa dibawa ke RSUD Cililin.

RSUD Cililin sudah pontang-panting mencari donasi untuk APD, barang kali yang bisa bantu," tulis dalam keterangan video.

Soal video Hengky Kurniawan sudah mendapat konfirmasi dari pihak RSUD Cililin.

Dari informasi yang ia dapat, benar orang tua dan nenek dari anak ini positif Covid-19.

"Assalamualaikum wrwb..

Selamat malam...

Terkait dengan pemberitaan yang diposting di @lambe_turah , kami sudah meminta klarifikasi langsung dari pihak Direktur RSUD cililin, Kab. Bandung Barat. " tulis Hengky Kurniawan di akun Instagramnya.

Menurut Hengky Kurniawan, pasien pertama merupakan ayah dari dua anak tersebut.

"Bahwa benar adanya, terdapat satu keluarga pasien positif covid,

yang mana, pasien pertama adalah Bapak jemaat GBI yang skg sudah di isolasi di RSHS, " kata Hengky.

Istri dari pria tersebut juga dinyatakan positif Covid-19.

"lalu ibu dan juga istri dari bapak tersebut juga positif covid,

hingga akhirnya di isolasi di RSUD cililin," katanya.

Anak dari dua orang tersebut juga menjalani rapid test Covid-19.

" setelah anak anaknya diperiksa rapid test, ternyata anak yang paling kecil usia 4th juga positif Covid,

sehingga seluruh anak anaknya juga harus diisolasi," kata Hengky.

Dengan demikian, Hengky Kurniawan menekankan bahwa dua anak di video viral ini bukan terlantar.

"jadi bukan terlantar krn orang tua positif ya, tapi juga harus ikut diisolasi," katanya.

Menurut Hengky, kondisi dari keluarga anak ini sudah mulai membaik.

"Saat ini mereka di RSUD dalam isolasi dengan kondisi yang membaik,

nenek yang tadinya sempat sesak juga mulai membaik..

Jadi anak anak itu aman bersama ibu dan neneknya yang dalam pantuan RSUD dan kami Pemerintah Daerah," ujar Hengky Kurniawan.

"Saya minta doanya supaya keluarga ini diberikan kesehatan supaya bisa kembali kerumah seperti sedia kala.

Haturnuhun semua atas perhatiannya.

Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kekuatan. Selamat beristirahat...." tutup Hengky Kurniawan.

(Tribunjabar.id)


RSUD Cililin Orang Tua Virus Corona Covid 19


Related Post



Loading...