Berakhir Juni 2021, Insentif Nakes Bakal Diperpanjang?

Berakhir Juni 2021, Insentif Nakes Bakal Diperpanjang?
Foto: ANTARA FOTO/FB Anggoro
Editor: Kian Santang Hot News —Senin, 5 Juli 2021 14:46 WIB

Terasjabar.id- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, anggaran insentif tenaga kesehatan yang dianggarkan Kemenkes hanya bertahan sampai Juni 2021.

"Isu kedua yang mesti kita perhatikan insentif ini anggarannya hanya untuk 6 bulan sampai Juni," ujar Budi dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Senin (5/7/2021).

Lebih lanjut, pembayaran insentif tenaga kesehatan untuk Juni tersebut rencananya akan dilunasi di bulan Juli. "Pembayaran tahun ini relatif lancar hampir 83% tinggal menunggu pembayarannya, dan mudah-mudahan di bulan Juli ini selesai semua anggaran yang kita miliki sampai Juni," ujarnya.

LIHAT JUGA:







View this post on Instagram

A post shared by Teras Jabar (@terasjabar.id)


Sementara beberapa daerah yang belum merealisasikan insentif tenaga kesehatan tahun 2021 yaitu Provinsi DKI Jakarta, Bangka Belitung dan Kepulauan Riau.

Lalu bagaimana dengan insentif tenaga kesehatan bulan Juli 2021 dan seterusnya?

Budi mengatakan, anggaran untuk insentif tenaga kesehatan di bulan ini masih didiskusikan dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Menurutnya, insentif tersebut diusahakan akan dilanjutkan hingga akhir tahun.

"Bulan Juli sampai Desember kita terus diskusi dengan Kemenkeu akan ada additional anggaran sehingga bisa terus dibayarkan ini hingga akhir tahun," ujarnya.

Senada dengan itu, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata mengatakan, anggaran insentif nakes di semester satu sudah terealisasi hampir 100%. Sedangkan anggaran insentif selanjutnya masih dibicarakan.

"Untuk tahun ini kami juga menyiapkan insentif nakes, sementara sampai semester 1 tapi sudah ada pembicaraan untuk memperpanjang sampai akhir tahun. Ini kami sedang persiapkan juga pembicaraan tambahan anggarannya," kata Isa.

Selain untuk insentif tenaga kesehatan, santunan kematian bagi tenaga kesehatan yang gugur dalam penanganan COVID-19 pun turut menjadi bahan pembicaraan. Pihaknya mencatat, tahun ini anggaran Rp 50 miliar santunan kematian sudah terealisasi Rp 49 miliar.

BACA JUGA:Ada Artis Inisial N Positif COVID-19 tapi Ngotot Syuting, Netizen Sebut Natasha Wilona

"Dan ini tentunya kita akan me-review membutuhkan tambahan-tambahan anggaran sampai akhir tahun. Tentunya saya berharap tidak banyak lagi nakes yang wafat gugur dalam menjalankan tugas namun kita tetap mengantisipasinya dengan baik, ini akan menjadi bahan pembicaraan juga dengan Menkes," pungkasnya.


(sumber:detik.com)

corona covid indonesia kesehatan


Loading...