Kabar Duka, Rachmawati Soekarnoputri Tutup Usia

Kabar Duka, Rachmawati Soekarnoputri Tutup Usia
(Liputan6.com/Johan Tallo)
Editor: Mfakhrezi Hot News —Senin, 5 Juli 2021 08:48 WIB

TERAS JABAR - Rachmawati Soekarnoputri meninggal dunia pada Sabtu, 3 Juli 2021 pukul 06.45 WIB. Putri Presiden pertama Indonesia, Sukarno itu meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Kabar duka wafatnya Rachmawati Soekarnoputri dibenarkan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade.

Sementara itu, klaster perumahan penularan Covid-19 kembali terjadi di Kota Depok, Jawa Barat. Kali ini terjadi di RW 11, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong.

LIHAT JUGA :







View this post on Instagram

A post shared by Teras Jabar (@terasjabar.id)


Menurut Ketua RW 11 Achirudin Akiel, terdapat 76 warga dalam satu RW di wilayah tersebut yang terpapar Covid-19.

Dia mengatakan, peningkatan jumlah penyebaran Covid-19 di lingkungannya sudah masuk pada level zona hitam bukan zona merah karena selalu ada warga yang terpapar.

Kemudian, Pemerintah Kota Bogor akan mengaktivasi kembali Rumah Sakit Lapangan untuk menangani pasien Covid-19 yang terus meningkat.

Disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya, dirinya akan menemui Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait rencana mengaktifkan kembali Rumah Sakit Lapangan.

Berikut ulasan berita metro yang paling banyak dicari pembaca Liputan6.com dalam sepekan terakhir:

Rachmawati Soekarnoputri dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu, 3 Juli 2021 pada pukul 06.45 WIB. Rachmawati meninggal dunia di RSPAD Jakarta.

TONTON JUGA :

"Benar, Ibu Rachmawati meninggal dunia pagi ini," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade kepada Liputan6.com di Jakarta, Sabtu, 3 Juli 2021.

Andre mengaku belum mengetahui penyebab meninggalnya Rachmawati. Namun, pada 26 Juni 2021 lalu, Rachmawati dikabarkan positif Covid-19 dan dilarikan ke rumah sakit.

Penularan COVID-19 kembali terjadi di lingkungan pemukiman, kali ini terjadi di RW11, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok. Pada lingkungan tersebut, terdapat 76 warga dalam satu RW yang terpapar COVID-19.

Ketua RW 11, Achirudin Akiel mengatakan, banyaknya warga yang terpapar COVID-19 dinilai cukup ironis. Menurutnya, peningkatan jumlah penyebaran COVID-19 dilingkungannya sudah masuk pada level zona hitam bukan zona merah karena selalu ada warga yang terpapar COVID-19.

"Kalau menurut aturan kita seharusnya sudah masuk tahap zona hitam karena penambahan ini sangat luar biasa sudah mencapai yang namanya kurang lebih 76 jiwa," ujar Akiel, Selasa, 29 Juni 2021.

BACA JUGA :

Pemprov DKI Jakarta Dirikan Posko Pengisian Tabung Oksigen di Monas

Pemerintah Kota Bogor akan mengaktivasi kembali Rumah Sakit Lapangan untuk menangani pasien Covid-19 yang terus meningkat.

"Insyaallah Minggu ini RS Lapangan akan diaktivasi," ujar Wali Kota Bogor Bima Arya, Senin, 28 Juni 2021.

Bima menyatakan akan menemui Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana terkait rencana mengaktifkan kembali Rumah Sakit Lapangan.

"Sore ini saya akan bertemu dengan kepala BNPB. Kemungkinan besar pakai (RS Lapangan) dan tetap dibantu," ujar Bima.

(Sumber,Liputan6.com)

RachmawatiSoekarnoputri MENINGGAL JakartaPusat


Loading...