Fakta Terbaru Kasus Tukang Becak di Trenggalek Bunuh Teman, Sering Cekcok dan Dijerat Pasal Berlapis

Fakta Terbaru Kasus Tukang Becak di Trenggalek Bunuh Teman, Sering Cekcok dan Dijerat Pasal Berlapis
Tukang becak di Trenggalek tewas dibacok rekannya menggunakan sabit, Kamis (1/7/2021).
Editor: Indra Hot News —Minggu, 4 Juli 2021 15:03 WIB

TERASJABAR.ID-Pihak kepolisian terus melakukan pendalaman terkait kasus pembunuhan tukang becak di Alun-alun Trenggalek, Jawa Timur.

Selain sudah mengamankan pelaku TG, Satreskrim Polres Trenggalek telah menetapkan TG menjadi tersangka.

Status tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap TG pada Kamis (1/7/2021) kemarin.

AKP Tatar Hermawan, Kasatreskrim Polres Trenggalek, mengungkapkan fakta terbaru, selama ini antara korban dan pelaku sering cekcok.

LIHAT JUGA:






View this post on Instagram

A post shared by Teras Jabar (@terasjabar.id)


Mereka ribut dengan berbagai alasan, seperti berebut penumpang dan uang sedekah pemberian warga.

"Fakta dari kami yang muncul dalam pemeriksaan seperti itu,” ungkap Tatar, Jumat (2/7/2021), dikutip dari SuryaMalang.com.

Tatar melanjutkan, kini GT dijerat pasal berlapis.

Pertama pasal 338 KUHP untuk kasus pembunuhannya.

"Kami (juga) kenakan UU Dalurat 1951 karena dia membawa senjata tajam ke mana-mana itu,” tegasnya.

Kemudian berdasarkan hasil keterangan saksi maupun tersangka, motif pembunuhan lantaran pelaku rasa kesal yang berlarut-larut kepada korban.

Fakta-fakta kasus tukang becak bunuh teman di Trenggalek

Diberitakan sebelumnya, duel maut yang melibatkan dua tukang becak terjadi di Alun-alun Trenggalek, Jawa Timur.

Insiden berdarah ini melibatkan dua orang pria, masing-masing berinisial TG dan TKR.

Akibat kejadian tersebut, TKR tewas di lokasi kejadian.

Sedangkan motif duel maut ini lantaran TG iri kepada TKR soal uang.

Bagaimana kelengkapan informasi di atas? Berikut Tribunnews.com sajikan rangkuman fakta-faktanya dari Surya.co.id:

TONTON JUGA:

1. Kronologi

Duel maut yang melibatkan TG dan TKR berawal keduanya sama-sama mangkal di Alun-alun Trenggalek pada Kamis (1/7/2021).

Keduanya memang sering mencari penumpang di lokasi tersebut.

Seorang saksi sekalikus rekan kerja keduanya, Budiono, membeberkan kronologi kejadian.

Awalnya TKR diberikan uang oleh seseorang.

Melihat itu, TG iri dan meminta uang tersebut dibagi dua.

“Tadi itu sepertinya masalah uang. Korban diberi uang oleh orang."

"Terus satunya tidak diberi, tidak dibagiin. Jadinya dia kesal,” kata Budiono, dikutip dari Surya.co.id.

2. Pelaku Mudah Emosi

Budiono melanjutkan kesaksiannya.

Ia menyebut TG merupakan pribadi yang mudah terpancing emosinya.

Budiono mengaku pelaku pernah kesal padanya gara-gara masalah serupa.

“Saya pernah dikasih uang sama adik saya sendiri. Kemudian dia tidak saya bagiin. Dia kemudian kesal sama saya,” imbuhnya.

Anggota Satreskrim Polres Trenggalek amankan TG, tukang becak yang membacok rekannya sesama tukang becak hingga tewas di sisi utara Alun-alun setempat
Anggota Satreskrim Polres Trenggalek amankan TG, tukang becak yang membacok rekannya sesama tukang becak hingga tewas di sisi utara Alun-alun setempat (Surabaya.Tribunnews.com/Aflahul Abidin)

3. Saling Serang

TG dan TKR kemudian terlibat saling serang setelah sempat cekcok.

Dirangkum dari Surya.co.id, Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Tatar Hernawan, mengatakan korban dan pelaku sempat saling serang menggunakan senjata tajam.

Pelaku memegang sabit yang biasa ia taruh di becaknya.

Sementara korban memegang gunting.

“Korban sempat mau melawan dengan cara menusuk pakai gunting, tapi pelaku terlebih dulu membacok korban,” terang Tatar.

Sabetan sabit itu pun mengenai leher korban hingga darah bercucuran.

Tak terselamatkan, korban tergeletak dan meninggal di lokasi kejadian.

Tatar mengatakan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi pembacokan.

Beberapa barang bukti juga telah diamankan.

Antara lain sabit dan gunting yang dipakai dalam pertikaian itu.

4. TG Diamankan

AKP Tatar melanjutkan, tidak butuh waktu lama pihaknya meringkus pelaku pembunuhan.

TG diamankan kepolisian saat mendatangi TKP.

“Langsung kami amankan di lokasi kejadian,” kata Tatar, dikutip dari Surya.co.id.

Sebelum polisi datang, pelaku juga sempat diamankan oleh warga sekitar.

Setelah membacok rekannya menggunakan sabit hingga tewas, TG tak berdaya ketika diamankan oleh warga dan petugas.

5. Motif Sementara

BACA JUGA:CARA Cek Penerima Bansos Tunai Rp 300 Ribu, Diperpanjang Bulan Juli-Agustus 2021

    Tatar mengaku masih mendalami motif pelaku hingga tega membacok rekannya yang berinisial TKR.

    Terlebih, pelaku dan korban adalah teman sesama tukang becak yang biasa mangkal di tempat yang sama, yakni di sisi utara Alun-alun Trenggalek.

    Berdasarkan permeriksaan sementara, Tatar juga membenarkan bahwa aksi keji itu disulut oleh cek-cok antarkeduanya.

    Bahkan, masih berdasarkan pemeriksaan awal polisi, kedua tukang becak itu sudah sering saling jengkel yang disebabkan oleh beberapa hal.

    “Ada yang karena rebutan penumpang. Ada juga yang karena rebutan uang kalau ada orang yang ngasih uang. Bermacam-macam. Dan kejadian ini akumulasi dari kejengkelan-kejengkelan yang terjadi berkali-kali,” tutur Tatar.

    (SUMBER TRIBUNJABAR.ID)

    Alun-alun Trenggalek Polres Trenggalek Duel


    Loading...