Menurut Agus, usulan pembangunan fly over dan underpass itu juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk membenahi perlintasan sebidang di berbagai daerah.
“Maka dua itu yang kami usulkan, sebagaimana arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk membenahi perlintasan sebidang di seluruh wilayah,” katanya.
Ia menyebut seluruh dokumen teknis kedua proyek telah dipersiapkan, termasuk Detail Engineering Design (DED) dan estimasi kebutuhan anggaran pembangunan.
“DED sudah ada, tetapi nanti kemudian dihitung ulang oleh Bappenas kebutuhannya seperti apa,” ucapnya.
Berdasarkan perhitungan sementara, pembangunan underpass Lemahabang diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp99 miliar, sedangkan fly over Telaga Asih sekitar Rp85 miliar.
Agus menambahkan, rencana pembangunan underpass Lemahabang sebenarnya telah dipersiapkan sejak beberapa tahun lalu. Bahkan Pemerintah Kabupaten Bekasi telah melakukan pembebasan lahan di sekitar lokasi proyek guna mendukung percepatan pembangunan.
“Perlintasan Lemahabang ini memang menjadi salah satu titik krusial karena menjadi penghubung jalan provinsi dan jalan nasional sehingga kepadatan kendaraan sangat tinggi, terutama saat kereta melintas,” tandasnya.***
Sumber: Diskominfo Kab. Bekasi
















