TERASJABAR.ID – Laga antara Belanda dan Tunisia pada putaran ketiga fase grup Piala Dunia 2026 berpotensi mengalami gangguan akibat kondisi cuaca yang diperkirakan memburuk di Kansas City, Amerika Serikat.
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat dini hari WIB itu kini berada dalam pengawasan ketat penyelenggara karena ancaman badai petir dan hujan lebat.
Menurut laporan media Inggris, The Sun, peluang terjadinya badai petir di wilayah Kansas City mencapai sekitar 70 persen.
Selain hujan deras, kilat dan potensi banjir juga diperkirakan melanda kawasan tersebut.
Otoritas setempat bahkan telah mengeluarkan peringatan terkait risiko banjir yang dapat memengaruhi aktivitas masyarakat maupun jalannya acara olahraga.
Prakiraan cuaca menunjukkan intensitas hujan akan meningkat mulai Kamis pagi waktu setempat dan berlanjut hingga dini hari keesokan harinya.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa pertandingan tidak dapat dimulai sesuai jadwal atau bahkan harus dihentikan sementara jika kondisi dinilai membahayakan pemain dan penonton.
Di Amerika Serikat, regulasi mengenai keselamatan pada acara luar ruangan sangat ketat, terutama ketika terdapat ancaman sambaran petir.
Karena itu, pertandingan dapat ditunda meski hujan tidak turun terlalu deras apabila aktivitas petir terdeteksi di sekitar stadion.
Sebelumnya, pertandingan Prancis melawan Irak juga sempat tertunda selama dua jam karena alasan serupa.
Kini, para pendukung Belanda dan Tunisia berharap cuaca membaik sehingga laga penting penentuan nasib kedua tim dapat berlangsung tanpa hambatan.-***

















