Maka, selamat kepada Indonesia: negara paling bahagia versi penguasa. Di lain pihak kita ikut bela sungkawa karena kematian sia-sia terjadi di mana-mana. Negara paling bahagia tak pernah hadir di rumah fakir miskin yang nelangsa, yang lapar dan dahaga.
ADVERTISEMENT
Kita melihat di balik senyum statistik, ada pasar desa yang mati, anak muda menganggur, anggaran pendidikan dipangkas, dan nyawa-nyawa yang hilang karena lapar. Kebahagiaan semacam ini memang luar biasa —luar biasa menyakitkan! Tapi negeri bedebah melihat ini dengan mata sungsang. Penderitaan dianggap kebahagiaan! (Dikutip dari hatipena.com)
Page 3 of 3
















