terasjabar.id
Sabtu, 14 Februari 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Sabtu, 14 Februari 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Negara, Kekuasaan Keluarga, Demokrasi, dan Paradoks Konflik Global

Herman by Herman
6 Jan 2026 04:57
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 8 mins read
A A
0
Negara, Kekuasaan Keluarga, Demokrasi, dan Paradoks Konflik Global

Oleh HMU Kurniadi (Forum Wartawan Kebangsaan)

Konsep negara dalam sejarah manusia tidak pernah lahir dari ruang hampa. Banyak negara modern berakar dari struktur kekuasaan keluarga atau kelompok elite yang memiliki otoritas ekonomi, militer, dan simbolik. Dari monarki absolut, kerajaan feodal, hingga dinasti politik, negara awalnya merupakan perpanjangan dari kehendak keluarga atau kelompok superior yang menguasai wilayah, manusia, dan sumber daya.

Seiring waktu, negara-negara tersebut mengalami proses modernisasi dengan mengadopsi prinsip demokrasi, konstitusionalisme, dan kedaulatan rakyat. Namun, modernisasi politik tersebut tidak serta-merta menghapus potensi konflik dan perang. Justru, selama konsep negara tetap eksis, potensi konflik struktural antarnegara akan terus ada.

Negara sebagai Produk Kekuasaan Elite

Dalam perspektif klasik, Max Weber mendefinisikan negara sebagai entitas yang memiliki monopoli penggunaan kekerasan yang sah dalam suatu wilayah tertentu. Definisi ini menegaskan bahwa sejak awal, negara dibangun di atas kemampuan memaksa. Pada fase awal pembentukannya, negara kerap dikendalikan oleh keluarga berkuasa atau elite dominan yang melegitimasi kekuasaan melalui darah, agama, atau tradisi. Konsep ini terlihat jelas pada monarki Eropa, kekaisaran Asia, hingga kerajaan-kerajaan Nusantara.

ADVERTISEMENT

Teori elitisme politik (Vilfredo Pareto dan Gaetano Mosca) menegaskan bahwa dalam setiap sistem politik, termasuk demokrasi, kekuasaan riil tetap berada di tangan minoritas elite. Demokrasi modern hanya mengubah cara sirkulasi elite, bukan menghapus dominasi mereka. Dengan kata lain, negara tetap menjadi alat kekuasaan kelompok dominan, meskipun dibungkus oleh mekanisme pemilihan umum dan partisipasi rakyat.

RELATED POSTS

Komisi IX DPR Soroti Pencegahan Virus Nipah di Indonesia

Indonesia dan Jepang Perkuat Akses Magang, Prefektur Kagawa Siap Terima Lebih Banyak Pemagang Indonesia

Indonesia Masuk Dewan Perdamaian Gaza, DPR Tekankan Sikap Aktif-Kritis

Luar Biasa! Kontingen Indonesia Sumbang 21 Medali Emas di Hari Kedua ASEAN Para Games 2025 Thailand

Keren! Tim Para Renang Indonesia Sukses Panen Medali Emas di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Modernisasi Demokrasi dan Ilusi Kesetaraan

Modernisasi negara ditandai oleh adopsi demokrasi, hukum tertulis, dan prinsip kesetaraan warga negara. Teori kontrak sosial dari Thomas Hobbes, John Locke, dan Jean-Jacques Rousseau menjelaskan bahwa negara modern dibentuk untuk mencegah kekacauan dan menjamin keamanan bersama. Namun, Hobbes secara tegas menyatakan bahwa tanpa kekuasaan yang kuat, kehidupan manusia akan berada dalam kondisi bellum omnium contra omnes (perang semua melawan semua).

Paradoksnya, demokrasi di tingkat domestik tidak selalu berbanding lurus dengan perdamaian di tingkat internasional. Negara demokratis tetap bersaing, berkonflik, dan berperang dengan negara lain demi mempertahankan kepentingan nasionalnya. Hal ini menegaskan bahwa demokrasi hanya mengatur relasi internal warga negara, bukan menghapus logika konflik antarnegara.

Page 1 of 5
12...5Next
Tags: Amerika SerikatindonesiaVenezuela
ShareTweetSend

Related Posts

Komisi IX DPR Soroti Pencegahan Virus Nipah di Indonesia
News

Komisi IX DPR Soroti Pencegahan Virus Nipah di Indonesia

5 Feb 2026 14:50
Indonesia dan Jepang Perkuat Akses Magang, Prefektur Kagawa Siap Terima Lebih Banyak Pemagang Indonesia
Ekonomi

Indonesia dan Jepang Perkuat Akses Magang, Prefektur Kagawa Siap Terima Lebih Banyak Pemagang Indonesia

27 Jan 2026 10:43
Indonesia Masuk Dewan Perdamaian Gaza, DPR Tekankan Sikap Aktif-Kritis
News

Indonesia Masuk Dewan Perdamaian Gaza, DPR Tekankan Sikap Aktif-Kritis

24 Jan 2026 11:29
Luar Biasa! Kontingen Indonesia Sumbang 21 Medali Emas di Hari Kedua ASEAN Para Games 2025 Thailand
Sport

Luar Biasa! Kontingen Indonesia Sumbang 21 Medali Emas di Hari Kedua ASEAN Para Games 2025 Thailand

23 Jan 2026 14:49
Keren! Tim Para Renang Indonesia Sukses Panen Medali Emas di ASEAN Para Games 2025 Thailand
Sport

Keren! Tim Para Renang Indonesia Sukses Panen Medali Emas di ASEAN Para Games 2025 Thailand

22 Jan 2026 10:53
Menpora Resmi Kukuhkan dan Lepas Kontingen Indonesia untuk ASEAN Para Games 2025 Thailand
Sport

Menpora Resmi Kukuhkan dan Lepas Kontingen Indonesia untuk ASEAN Para Games 2025 Thailand

10 Jan 2026 15:13
Next Post
Teror Terhadap Pengguna Media Sosial Menguji Komitmen Serta Ketangguhan dari Kecerdasan Spiritual Pejuang yang Sejati

Teror Terhadap Pengguna Media Sosial Menguji Komitmen Serta Ketangguhan dari Kecerdasan Spiritual Pejuang yang Sejati

Puisi Esai “Eng An Kiong” Hadirkan Jejak Sejarah Kebebasan Beragama di Haul Gus Dur ke-16

Puisi Esai “Eng An Kiong” Hadirkan Jejak Sejarah Kebebasan Beragama di Haul Gus Dur ke-16

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Makna Ketidakhadiran Presiden di HPN

Makna Ketidakhadiran Presiden di HPN

9 Feb 2026 11:41
Mirip Beach Club Bali, On The Rock Drini, Resto Tebing Karst Baru di Gunungkidul

Mirip Beach Club Bali, On The Rock Drini, Resto Tebing Karst Baru di Gunungkidul

10 Feb 2026 13:51
Setelah Mercy Terbakar di Lingkar Nagreg, Kini Sebuah Mobil Terbakar Tol Purbaleunyi

Setelah Mercy Terbakar di Lingkar Nagreg, Kini Sebuah Mobil Terbakar Tol Purbaleunyi

9 Feb 2026 16:17
Menkomdigi: Platform Digital Wajib Patuh Hukum Indonesia dan Lindungi Pengguna

Menkomdigi: Platform Digital Wajib Patuh Hukum Indonesia dan Lindungi Pengguna

12 Feb 2026 13:37
Dibangun Hanya 3 Minggu, Menkes Resmikan Puskesmas yang Hancur Total di Aceh

Dibangun Hanya 3 Minggu, Menkes Resmikan Puskesmas yang Hancur Total di Aceh

0
Jelang Ramadan, Dinsos Kota Bandung Jaring 79 PPKS

Jelang Ramadan, Dinsos Kota Bandung Jaring 79 PPKS

0
Geger Mayat di Kampung Gajah KBB, Ditemukan Topi SMPN 26 Bandung

Geger Mayat di Kampung Gajah KBB, Ditemukan Topi SMPN 26 Bandung

0
Tak Harus Nasi, Ini 11 Sumber Karbohidrat Sehat untuk Ibu Hamil

Tak Harus Nasi, Ini 11 Sumber Karbohidrat Sehat untuk Ibu Hamil

0
Dibangun Hanya 3 Minggu, Menkes Resmikan Puskesmas yang Hancur Total di Aceh

Dibangun Hanya 3 Minggu, Menkes Resmikan Puskesmas yang Hancur Total di Aceh

14 Feb 2026 17:11
Jelang Ramadan, Dinsos Kota Bandung Jaring 79 PPKS

Jelang Ramadan, Dinsos Kota Bandung Jaring 79 PPKS

14 Feb 2026 16:06
Tak Harus Nasi, Ini 11 Sumber Karbohidrat Sehat untuk Ibu Hamil

Tak Harus Nasi, Ini 11 Sumber Karbohidrat Sehat untuk Ibu Hamil

14 Feb 2026 16:02
Geger Mayat di Kampung Gajah KBB, Ditemukan Topi SMPN 26 Bandung

Geger Mayat di Kampung Gajah KBB, Ditemukan Topi SMPN 26 Bandung

14 Feb 2026 15:55
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.