terasjabar.id
Selasa, 9 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Selasa, 9 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

Ivan W. by Ivan W.
8 Jun 2026 23:02
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

TERASJABAR.ID – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengapresiasi Koperasi Konsumen KANA Lautan Berkat yang membangun kemitraan dengan Koperasi Petani Tebu, Koperasi Pemasaran Putra Harapan Jaya Kediri dan PT Indogula Jayabaya dalam mendukung penguatan industri gula nasional.

Hal tersebut dikatakan Menkop Ferry saat mengunjungi PT. Indogula Jayabaya di Jalan Kenikmatan, Area Persawahan, Banjaranyar, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, akhir pekan kemarin.

Menkop juga menyampaikan agar Koperasi Konsumen KANA maupun koperasi petani tebu bisa melibatkan keikutsertaan masyarakat petani tebu yang semakin banyak dan mempekerjakan para pekerja yang berasal dari daerah sekitar, dan diutamakan warga setempat.

“Sehingga nanti manfaat pendapatan yang diterima bisa meningkatkan kesejahteraan petani dan juga memperkuat ekonomi rakyat di daerah sekitar industri tersebut, dan juga di Kabupaten Kediri,” katanya.

Menkop menjelaskan, kemitraan antara petani, koperasi, dan industri sangat penting karena sektor gula merupakan salah satu komoditas strategis yang berkaitan langsung dengan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Saat ini, kata Menkop, Indonesia masih menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan gula nasional. Produksi gula nasional tahun 2025 mencapai sekitar 2,67 juta ton, sementara kebutuhan nasional mencapai sekitar 9,1 juta ton per tahun.

Artinya, kesenjangan tersebut menunjukkan bahwa peluang peningkatan produksi tebu dan gula nasional masih sangat besar sekaligus menjadi ruang bagi penguatan peran petani, koperasi, dan industri.

“Pemerintah telah menargetkan swasembada gula konsumsi pada tahun 2028, untuk mencapainya, diperlukan penguatan sektor hulu hingga hilir secara terintegrasi,” ujarnya.

Menkop menilai, tantangan utama petani tebu saat ini bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memperoleh kepastian pasar, kepastian penyerapan hasil panen, dan kepastian usaha yang menguntungkan.

ADVERTISEMENT

Dalam konteks tersebut, koperasi memiliki peran strategis sebagai offtaker yang menghimpun hasil panen petani, memperkuat posisi tawar anggota, dan menjamin kontinuitas pasokan bagi industri.

Menkop memaparkan bahwa kemitraan yang dibangun oleh Koperasi KANA bersama Koperasi Petani Tebu dan PT Indogula Jayabaya merupakan contoh konkret bagaimana koperasi menjadi penghubung antara produksi rakyat dan kebutuhan industri nasional.

“Ke depan, koperasi tidak boleh hanya berfungsi sebagai pengumpul hasil panen, tetapi harus naik kelas menjadi pelaku usaha yang mampu menciptakan nilai tambah bagi anggotanya,” ujar Menkop.

Kementerian Koperasi mendorong koperasi-koperasi untuk kembali masuk ke sektor produktif. Karena itu, jika Koperasi KANA bisa menghasilkan gula putih atau merah bisa dijual di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

RELATED POSTS

Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

Menkop Resmikan Koperasi Nasional Laskar Juang Indonesia, Wujudkan Ekonomi Berdikari

Koperasi Kekuatan Baru Transformasi Ekonomi Pancasila

Menkop: Ekosistem Ekonomi Syariah Harus Menjadi Gerakan Kolaboratif yang Inklusif

Menkop Ferry Juliantono Dilantik Menjadi Ketua Harian MES Periode 2026-2031

“Kemudian, nanti bisa bangun pabrik kecap dengan menggunakan bahan gula merah, nanti kecapnya bisa dijual di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Artinya kita bisa membangun ekosistem petani tebu. Selain itu, bahwa koperasi sekarang seperti yang diinginkan oleh Bapak Presiden, koperasi bisa menjadi badan usaha yang tidak kalah dengan badan usaha yang lainnya, tidak kalah dengan badan usaha swasta atau badan usaha milik negara,” jelas Menkop.

Selain itu, Badan Layanan Umum (BLU) Kemenkop yaitu, LPDB juga akan membantu pembiayaan untuk pengembangan bisnis koperasi KANA.

Ketua Koperasi Konsumen Kana, Jonathan Danang Wardhana menambahkan bahwa kerja sama dengan Koperasi Pemasaran Putra Harapan Jaya Kediri menjadi momentum penting, karena ini langkah nyata untuk menyatukan petani dan koperasi.

Melalui kerja sama ini, pihaknya juga ingin menunjukkan bahwa koperasi akan menjadi pelaku utama dalam sektor produksi, pengolahan, dan distribusi.

“Dalam proses pengembangan tersebut, kami juga mendapat kepercayaan dari mitra internasional yang melihat potensi koperasi sektor riil di Indonesia. Kami bangun mitra dari Swiss dan menjadi tambahan semangat bagi kami untuk memperluas kapasitas bersama, memperluas manfaat pekerjaan, dan menghadirkan model bisnis koperasi yang semakin profesional dan berdaya saing,” ujarnya.

Ketua Koperasi Pemasaran Putra Harapan Jaya Kediri Desi Permatasari, menjelaskan bahwa kerja sama tersebut adalah langkah nyata untuk membangun sinergi yang saling menguntungkan antara petani dan pelaku ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan, mendukung pertumbuhan gula nasional.***

Sumber: Siaran Pers Kemenkop

Tags: KemenkopKoperasiMenkop
ShareTweetSend

Related Posts

Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula
Ekonomi

Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

8 Jun 2026 22:56
Menkop Resmikan Koperasi Nasional Laskar Juang Indonesia, Wujudkan Ekonomi Berdikari
Ekonomi

Menkop Resmikan Koperasi Nasional Laskar Juang Indonesia, Wujudkan Ekonomi Berdikari

7 Jun 2026 17:37
Koperasi Kekuatan Baru Transformasi Ekonomi Pancasila
Ekonomi

Koperasi Kekuatan Baru Transformasi Ekonomi Pancasila

3 Jun 2026 10:55
Menkop: Ekosistem Ekonomi Syariah Harus Menjadi Gerakan Kolaboratif yang Inklusif
Ekonomi

Menkop: Ekosistem Ekonomi Syariah Harus Menjadi Gerakan Kolaboratif yang Inklusif

26 Mei 2026 21:55
Menkop Ferry Juliantono Dilantik Menjadi Ketua Harian MES Periode 2026-2031
Ekonomi

Menkop Ferry Juliantono Dilantik Menjadi Ketua Harian MES Periode 2026-2031

26 Mei 2026 21:24
Menkop Apresiasi dan Tindak Lanjuti Masukan Masyarakat Soal Kondisi dan Lokasi KDKMP
Ekonomi

Menkop Apresiasi dan Tindak Lanjuti Masukan Masyarakat Soal Kondisi dan Lokasi KDKMP

22 Mei 2026 22:02

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

5 Jun 2026 16:11
Gaji 3,5 Juta! PT Jaya Utama Perkasa Bandung Buka Loker Admin Produksi

Gaji 3,5 Juta! PT Jaya Utama Perkasa Bandung Buka Loker Admin Produksi

30 Mei 2026 16:19
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejaksaan Pukul 4 Subuh dari Rumahnya

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejaksaan Pukul 4 Subuh dari Rumahnya

3 Jun 2026 11:30
Buat Lulusan SMA SMK! PT Knitto Tekstil Bandung Buka Loker Operator Gudang

Buat Lulusan SMA SMK! PT Knitto Tekstil Bandung Buka Loker Operator Gudang

7 Jun 2026 16:24
Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

0
Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

0
Pulang Dari Tanah Suci, Walikota Tasikmalaya Viman Alfarizi, Digempur Unjukrasa Puluhan Mahasiswa HMI

Pulang Dari Tanah Suci, Walikota Tasikmalaya Viman Alfarizi, Digempur Unjukrasa Puluhan Mahasiswa HMI

0
Kepulangan 445 Jamaah Haji Kloter 08 Kuningan Disambut Haru Keluarga

Kepulangan 445 Jamaah Haji Kloter 08 Kuningan Disambut Haru Keluarga

0
Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

8 Jun 2026 23:02
Masih Banyak yang Gak Tahu! Ini Penyebab Flek Hitam pada Wajah

Masih Banyak yang Gak Tahu! Ini Penyebab Flek Hitam pada Wajah

8 Jun 2026 23:00
Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

8 Jun 2026 22:56
Pulang Dari Tanah Suci, Walikota Tasikmalaya Viman Alfarizi, Digempur Unjukrasa Puluhan Mahasiswa HMI

Pulang Dari Tanah Suci, Walikota Tasikmalaya Viman Alfarizi, Digempur Unjukrasa Puluhan Mahasiswa HMI

8 Jun 2026 22:26

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.