terasjabar.id
Rabu, 4 Maret 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Rabu, 4 Maret 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Mengapa Kekuasaan Selalu Tergoda Menyimpang

Herman by Herman
4 Mar 2026 04:28
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Mengapa Kekuasaan Selalu Tergoda Menyimpang

Oleh: Ahkam Jayadi (Akademisi hukum)

Hampir setiap sistem pemerintahan memulai dengan niat baik. Reformasi dilahirkan untuk memperbaiki masa lalu, lembaga dibentuk untuk mencegah penyalahgunaan, dan aturan dibuat untuk menjaga keteraturan. Namun seiring waktu, penyimpangan kembali muncul bahkan dari mereka yang dahulu berjanji mencegahnya. Seolah-olah masalahnya bukan pada orang tertentu, tetapi pada kekuasaan itu sendiri.

Fenomena ini berulang dalam sejarah politik: semakin lama seseorang memegang kewenangan, semakin besar kecenderungan menganggap kewenangan itu bagian dari dirinya. Kritik terasa mengganggu, pembatasan terasa tidak perlu, dan prosedur dianggap menghambat tujuan yang diyakini baik. Penyimpangan sering tidak dimulai dari niat jahat, tetapi dari keyakinan bahwa dirinya paling mengetahui apa yang benar.

Ramadhan mengajarkan kesadaran konstan tentang batas. Puasa bukan hanya menahan kebutuhan fisik, tetapi melatih manusia menyadari bahwa keinginan pribadi tidak selalu boleh diikuti. Ia menciptakan jarak antara kemampuan dan tindakan. Latihan ini penting karena kekuasaan justru menghapus jarak itu apa yang diinginkan mudah diwujudkan, sehingga batas terasa semakin kabur.

Dalam teori politik, kecenderungan ini telah lama dikenali. Lord Acton terkenal dengan pernyataannya bahwa kekuasaan cenderung korup, dan kekuasaan absolut korup secara absolut. Maksudnya bukan setiap penguasa pasti jahat, tetapi kekuasaan mengurangi hambatan yang biasanya menahan manusia. Ketika kontrol eksternal melemah, dorongan internal menjadi penentu.

Pemikiran modern memperkuatnya. Michel Foucault melihat kekuasaan tidak hanya menekan dari luar, tetapi membentuk cara berpikir pelakunya. Orang yang lama berada dalam struktur kekuasaan perlahan menganggap posisinya sebagai pusat kebenaran. Penyimpangan tidak terasa sebagai pelanggaran, melainkan kewajaran.

Data empiris menunjukkan pola yang konsisten. Laporan Varieties of Democracy (V-Dem) memperlihatkan konsentrasi kekuasaan yang berlangsung lama sering diikuti pelemahan lembaga pengawas dan meningkatnya penyalahgunaan kewenangan. Bukan karena sistem awalnya buruk, tetapi karena mekanisme pembatasan perlahan dianggap tidak diperlukan oleh mereka yang memegang kendali.

RELATED POSTS

Krisis Bahlil

Kesadaran Ancaman Paling Sunyi bagi Kekuasaan

Negara Paling Bahagia Rakyatnya Paling Menderita

Idealnya Rakyat Indonesia Terbebas dari Pajak dan Dapat Memperoleh Subsidi untuk Semua Kebutuhan Hidupnya yang Pokok

DPR Ingatkan Bulog: Rakyat Harus Terima Beras Layak dan Aman

ADVERTISEMENT

Indonesia tidak kebal dari kecenderungan ini. Banyak kebijakan kontroversial lahir bukan karena ketiadaan hukum, tetapi karena keyakinan penguasa bahwa tujuannya cukup baik untuk membenarkan pelonggaran batas. Pada titik ini, penyimpangan terjadi tanpa kesadaran melanggar.

Ramadhan mengingatkan bahwa manusia membutuhkan pengingat rutin akan keterbatasannya. Tanpa kesadaran tersebut, kekuasaan akan memperbesar ego dan memperkecil keraguan. Padahal keraguan moral sering menjadi pengaman terakhir sebelum penyalahgunaan terjadi.

Karena itu pembatasan kekuasaan bukan tanda ketidakpercayaan kepada pemimpin, melainkan perlindungan terhadap sifat manusiawi semua orang. Sistem diperlukan bukan karena penguasa buruk, tetapi karena manusia mudah meyakinkan dirinya benar.

Kekuasaan tidak selalu merusak karena niat jahat, tetapi karena ia membuat manusia terlalu yakin pada dirinya sendiri.#

Tags: KekuasaanRakyat
ShareTweetSend

Related Posts

Krisis Bahlil
Berita Utama

Krisis Bahlil

4 Mar 2026 04:12
Kesadaran Ancaman Paling Sunyi bagi Kekuasaan
Berita Utama

Kesadaran Ancaman Paling Sunyi bagi Kekuasaan

23 Feb 2026 06:04
Negara Paling Bahagia Rakyatnya Paling Menderita
Berita Utama

Negara Paling Bahagia Rakyatnya Paling Menderita

11 Jan 2026 05:58
Idealnya Rakyat Indonesia Terbebas dari Pajak dan Dapat Memperoleh Subsidi untuk Semua Kebutuhan Hidupnya yang Pokok
Persib

Idealnya Rakyat Indonesia Terbebas dari Pajak dan Dapat Memperoleh Subsidi untuk Semua Kebutuhan Hidupnya yang Pokok

3 Jan 2026 01:13
DPR Ingatkan Bulog: Rakyat Harus Terima Beras Layak dan Aman
News

DPR Ingatkan Bulog: Rakyat Harus Terima Beras Layak dan Aman

24 Sep 2025 11:01
Rakyat Bukan Pejabat, Pejabat Bukan Rakyat”(Dialektika Komunikasi Publik dan Politik Kekuasaan)
Opini

Rakyat Bukan Pejabat, Pejabat Bukan Rakyat”(Dialektika Komunikasi Publik dan Politik Kekuasaan)

22 Sep 2025 15:28

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Besar-Besaran! Mie Gacoan Jawa Barat Adakan Loker untuk Tamatan SMA dan SMK

Besar-Besaran! Mie Gacoan Jawa Barat Adakan Loker untuk Tamatan SMA dan SMK

21 Feb 2026 15:54
BURUAN DAFTAR! PT Nabati Rancaekek Bandung Adakan Loker Buat Lulusan SMA SMK

BURUAN DAFTAR! PT Nabati Rancaekek Bandung Adakan Loker Buat Lulusan SMA SMK

25 Feb 2026 15:40
Saat Manggung, Dalang Dede Chandra Sunarya dari Pusaka Putu Giriharja Wafat

Saat Manggung, Dalang Dede Chandra Sunarya dari Pusaka Putu Giriharja Wafat

1 Mar 2026 17:20
TERBARU! Borma Dago Bandung Buka Loker Karyawan Periode Magang Puasa Lebaran 2026

TERBARU! Borma Dago Bandung Buka Loker Karyawan Periode Magang Puasa Lebaran 2026

28 Feb 2026 15:29
Krisis Bahlil

Krisis Bahlil

0
Duuuh, Warga Diminta Rp250 Ribu untuk Bikin KTP Elektronik

Duuuh, Warga Diminta Rp250 Ribu untuk Bikin KTP Elektronik

0
Dua Jasad yang Ditemukan di Padalarang Ternyata Pasutri WNA Asal  Pakistan Korban Perampokan

Dua Jasad yang Ditemukan di Padalarang Ternyata Pasutri WNA Asal Pakistan Korban Perampokan

0
Harga Bahan Pokok di Pekan Kedua Bulan Ramadan Turun

Harga Bahan Pokok di Pekan Kedua Bulan Ramadan Turun

0
Krisis Bahlil

Krisis Bahlil

4 Mar 2026 04:12
Tips Menabung 10 Juta Pertama, yang Sudah Mulai Kerja Wajib Baca!

Tips Menabung 10 Juta Pertama, yang Sudah Mulai Kerja Wajib Baca!

3 Mar 2026 22:00
Gampang! Cara Cek Gift dari Hasil TikTok Live dengan Mudah dan Cepat

Gampang! Cara Cek Gift TikTok Live dengan Mudah dan Cepat

3 Mar 2026 21:00
Merapat, Gini Cara Meredakan Alergi Dingin Secara Efektif, Bye-Bye Bersin!

Merapat, Gini Cara Meredakan Alergi Dingin Secara Efektif, Bye-Bye Bersin!

3 Mar 2026 19:30
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.