TERASJABAR.ID – Rencana pembangunan ulang skuad Liverpool pada bursa transfer musim panas dipercepat setelah muncul perkembangan penting terkait masa depan sejumlah pemain inti.
Dengan kepergian Mohamed Salah yang sudah dipastikan serta beberapa sektor yang perlu diperkuat, pelatih Arne Slot menghadapi periode transfer yang sangat menentukan bagi arah tim.
Ibrahima Konaté disebut semakin dekat meninggalkan Anfield setelah pembicaraan kontrak dilaporkan gagal mencapai kesepakatan.
Menurut laporan, Liverpool sebenarnya sempat optimistis karena ada kemajuan dalam aspek gaji dan durasi kerja sama, namun negosiasi akhirnya mandek karena struktur paket finansial yang lebih luas.
Persoalan utama mencakup biaya penandatanganan dan komisi agen, sementara posisi kontrak Konaté sebelumnya membuatnya memiliki daya tawar lebih kuat dalam perundingan.
Meski sempat mencoba mencari jalan tengah, klub kini mulai menerima kemungkinan kehilangan bek asal Prancis tersebut, yang dianggap sebagai salah satu pilar penting di lini belakang ketika fit.
Di sisi lain, opsi menarik muncul berupa kemungkinan pemulihan kembali mantan lulusan akademi Liverpool, Jarell Quansah, yang kini disebut masih dipantau perkembangannya oleh klub.
Quansah sebelumnya hengkang pada 2025 dengan nilai transfer sekitar £30 juta, namun Liverpool tetap memantau performanya dan masih menaruh apresiasi tinggi terhadap potensinya.
Waktu kembalinya juga dinilai bisa sangat tepat, terutama jika ia tampil menonjol di Piala Dunia 2026.
Selain itu, The Reds juga mengamati perkembangan bek muda seperti Jeremy Jacquet dan Giovanni Leoni sebagai calon opsi masa depan.
Meski begitu, kebutuhan utama bukan hanya potensi, tetapi juga pengalaman dan kualitas matang untuk menggantikan Konaté, sehingga klub kemungkinan tetap mencari bek senior tambahan di bursa transfer.-***















