TERASJABAR.ID – Ibunda kiper Cape Verde, Vozinha, akhirnya dipastikan mendapatkan visa untuk masuk ke Amerika Serikat dan menyaksikan langsung putranya berlaga di Piala Dunia.
Kepastian ini disampaikan oleh pemimpin Partai Demokrat di DPR AS, Hakeem Jeffries, pada hari Rabu, setelah sebelumnya ia tidak bisa hadir dalam laga bersejarah melawan Spanyol akibat kendala biaya dan administrasi perjalanan.
Sebelumnya, Cape Verde termasuk dalam daftar negara yang warganya diwajibkan menyetor jaminan hingga 15.000 dolar AS sebagai syarat perjalanan ke Amerika Serikat, di samping biaya visa.
Meski aturan tersebut sempat dilonggarkan bagi pemegang tiket Piala Dunia, proses yang rumit membuat Ana Candida Évora, ibu Vozinha, tidak sempat mengurus perjalanan tepat waktu.
Jeffries kemudian mengkonfirmasi bahwa seluruh biaya telah dibebaskan dan Évora kini dapat hadir di laga Cape Verde berikutnya melawan Uruguay di Miami.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Departemen Luar Negeri AS, Menteri Marco Rubio, pemerintah Cape Verde, serta pimpinan kerja sama FIFA yang memungkinkan hal tersebut terjadi.
Vozinha, yang telah menjadi kiper utama Cape Verde selama lebih dari satu dekade, merupakan tokoh penting dalam perjalanan organisasi di turnamen ini.
Ia bahkan menjadi salah satu pemain yang telah membawa negaranya meraih hasil bersejarah dan mendapatkan dukungan besar dari publik dunia.
Sebelumnya, sang kiper mengungkapkan rasa harunya karena ibunya tidak bisa hadir di stadion, meski ia sangat ingin berbagi momen bersejarah tersebut bersama keluarga.
Ia juga mengenang perjuangannya dari awal karir hingga akhirnya bisa tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.
Sementara itu, sang ibu yang bekerja sebagai petugas kebersihan mengaku bangga dengan pencapaian putranya dan menonton pertandingan dari kampung halamannya di São Vicente, sambil berharap sang anak terus tampil gemilang di Piala Dunia.-***











