TERASJABAR.ID – Keberadaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), khususnya di Kab. Bandung, bisa diposisikan menjadi garda terdepan dalam menangkal konten-konten negatif atau hoaks.
Demikian dikatakan sejumlah nara sumber dalam paparannya saat bimbingan teknis (bimtek) digital yang diselenggarakan Diskominfo Jabar di aula kantor Desa Cimekar, Kec. Cileunyi, Kab. Bandung, Selasa (28/4/2026).
Bimtek literasi digital yang diselenggarakan Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Diskominfo Jabar ini bertajuk “Komunikasi Informasi Masyarakat Jabar Peduli Informasi Literasi Digital (KIM Jabar Pinter Digital). Bimtek dihadiri lebih dari 40 pengurus KIM tingkat desa/kelurahan, kecamatan dan Kabupaten Bandung ini dibuka oleh Sekdiskominfo Jabar, Bayu Rahmana Jabar.
Sejumlah nara sumber yang memberikan paparan dalam bimtek tersebut, yakni Agung Yanyusan, anggota Komisi II DPRD Jabar, Billy Mohammad Sobirin, dosen/konten kreator, dan Uus Kusmana, Ketua KIM Cerdas Desa Tarumajaya, Kec. Kertasari, Kabupaten Bandung (juara 2 kali KIM nasional).
“Ya keberadaan KIM khususnya di Kabupaten Bandung, umumnya di Jabar harus jadi garda terdepan untuk menangkal konten-konten negatif atau hoaks yang meresahkan. Jika ada konten-konten negatif balaslah dengan konten positif. Jika ada konten hoaks jangan disebarluaskan. Edukasi masyarakat dan KIM Harus terdepan,” kata Agung yang politisi Golkar ini.
Bahkan, kata Agung, keberadaan KIM harus bisa menangkal kasus bank emok, judi online, pornografi, minuman keras dan obat keras terlarang.
Hal senada dilontarkan Billy Mohammad Sobirin, nara sumber yang turut memberikan paparan dalam bimtek tersebut. “Betul, keberadaan KIM harus jadi garda terdepan dalam menangkal konten-negatif atau hoaks,” tutur Billy.
Sementara itu, Uus Kusmana, Ketua KIM Cerdas Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kunupaten Bandung yang KIM yang dipimpinnya juara nasional tahun 2023 dan 2026 sepakat dengan 2 nara sumber tersebut jika KIM harus jadi garda terdepan di desa.
“Sepakat KIM harus jadi garda terdepan. Bahkan, keberadaan KIM harus bisa mengembangkan potensi wisata dan produk-produk UMKM di desa dari hulu ke hilir,” tutur Uus.
“Alhamdullah KIM Cerdas Desa Tarumajaya berhasil mengembangkan potensi wisata dan produk UMKM desa sehingga 2 kali juara tingkat nasional,” pungkas Uus.
Dalam bimtek yang dihadiri puluhan pengurus KIM se Kabupaten Bandung ini, turut hadir Ketua Komisi V DPRD Jabar H. Yomanius Untung, S.Pd.,M.M. Kadiskominfo Kabupaten Bandung Teguh Purwayadi diwakili Santi Rosmayanti, Kabid Persandian, Ketua KIM Kabupaten Bandung, Atep Kusman, dan Kades Cimekar, Iwan Darmawan.*












