TERASJABAR.ID – Dehidrasi berat merupakan kondisi ketika jumlah cairan yang keluar dari tubuh jauh lebih besar dibandingkan cairan yang masuk.
Situasi ini umumnya ditandai dengan rasa sangat haus, tubuh lemas, serta penurunan fungsi tubuh secara keseluruhan.
Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele karena dapat memicu gangguan kesehatan yang serius.
Air memiliki peran penting dalam menjaga fungsi organ tubuh, mulai dari membantu proses pencernaan, membuang racun, menjaga kelembapan mata dan sendi, hingga mendukung kesehatan kulit.
Ketika tubuh kekurangan cairan dalam jumlah besar, berbagai sistem organ dapat terganggu.
Dehidrasi berat dapat dialami siapa saja, terutama individu yang kurang mengonsumsi air sesuai kebutuhan tubuh.
Selain itu, kondisi ini juga bisa dipicu oleh diare, diabetes, konsumsi alkohol berlebihan, serta aktivitas yang menyebabkan banyak keringat seperti olahraga berat, demam, atau bekerja di bawah terik matahari.
Gejala dehidrasi berat meliputi pusing, kebingungan, tubuh sangat lemah, jarang buang air kecil dengan urine berwarna gelap, sakit kepala, serta kulit kering.
Pada bayi dan anak, tanda lain yang perlu diwaspadai adalah mulut kering, tidak keluar air mata saat menangis, popok tetap kering dalam waktu lama, serta mata dan ubun-ubun tampak cekung.
Jika tidak ditangani, dehidrasi berat dapat menyebabkan komplikasi serius seperti syok hipovolemik yang berpotensi mengancam jiwa, gangguan ginjal, kejang akibat ketidakseimbangan elektrolit, hingga cedera akibat panas berlebih.
Penanganan medis seperti pemberian cairan infus sering dibutuhkan pada kondisi berat.
Oleh karena itu, penting untuk menjaga asupan cairan harian dan segera mencari bantuan medis jika gejala memburuk.-***











