Mensos menjelaskan, proses renovasi ini akan dilakukan secara bertahap. Sementara itu, bagi rumah orang tua murid yang tidak memenuhi syarat lantaran kepemilikannya berstatus menumpang, pinjam, maupun sewa akan dicarikan solusi lainnya.
“Kita akan carikan solusi bagi yang belum memenuhi syarat. Kita akan berusaha cari solusi. Mungkin kita akan kerja sama dengan banyak pihak,” ujar dia.
Mensos berterimakasih atas dukungan dari Kementerian PKP terkait program ini. Ia menyebut, Menteri Maruarar telah memberi perhatian serius terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
“Saya berterima kasih Pak Ara (Maruarar Sirait) memberikan cukup banyaklah dari program yang disisihkan untuk para keluarga atau orang tua dari siswa Sekolah Rakyat,” kata Mensos.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan pihaknya sangat mendukung program renovasi rumah para orang tua murid Sekolah Rakyat.
Ia mengatakan, pada tahun 2025, Kementerian PKP juga telah memberikan dukungan untuk merenovasi sebanyak 1.000 rumah orang tua murid.
Dia menyampaikan, tahun ini Kementerian PKP akan merenovasi rumah orang tua murid sesuai usulan Kemensos, yakni sebanyak 10 ribu rumah. Renovasi itu nantinya akan menggunakan anggaran dari Kementerian PKP.
“Jadi kami memutuskan mengalokasikan sejumlah yang Kementerian Sosial minta, 10 ribu (rumah), kami setuju dan kami dukung (merenovasi) 10 ribu (rumah). Dan kami bertekad program ini harus sangat sukses,” ujarnya.
Dia meminta Kemensos agar segera mengirimkan data-data rumah yang akan direnovasi ke Kementerian PKP. “Data-data paling lama masuk kalau boleh tanggal 1 Juni (2026), minta tolong. Supaya kita bisa cepat bergeraknya,” jelas dia.
Turut hadir dalam pertemuan ini Sekjen Kementerian PKP Didyk Choiroel, Dirjen Kawasan Permukiman Fitrah Nur, Dirjen Perumahan Perkotaan Sri Haryati, Plt Dirjen Perumahaan Perdesaan Rini Dyah Mawarty, serta Plt Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Roberia.
Kemudian, Sekjen Kemensos Robben Rico, Dirjen Dayasos Mira Riyati Kurniasih, serta Kapusdiklatbangprof Kemensos Afrizon Tanjung.***
Sumber: Kemensos
















