terasjabar.id
Senin, 11 Mei 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Senin, 11 Mei 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Kematian Ikan Dewa Terus Bertambah, Kini Hampir 800 Ekor Mati Massal

Wawan Hermawan by Wawan Hermawan
9 Feb 2026 16:00
in Daerah, Berita Utama
Reading Time: 1 min read
A A
0
Kematian Ikan Dewa Terus Bertambah, Kini Hampir 800 Ekor Mati Massal

Ikan Dewa di Balong Girang Cigugur nyaris punah akibat mati masal

TERASJABAR.ID – Kematian massal ikan dewa di Balong Girang Cigugur, Kab. Kuningan, semakin bertambah, menyusul kematian puluhan ikan langka pekan lalu. Ternyata setiap hari kembali ikan-ikan itu kembali mati massal. Jika semula tercatat hanya puluhan yang mati, beberapa hari kemudian meningkat menjadi 500 ekor, dan berdasarkan update data selama sepekan terakhir ini, hampir 800 ekor ikan dewa mati massal. Bahkan berpotensi kematian massal akan terus bertambah.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuningan bergerak cepat melakukan penanganan darurat guna mencegah dampak yang lebih luas.
Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, meninjau langsung proses pembongkaran saluran air yang diduga menjadi salah satu penyebab terganggunya ekosistem kolam ikan dewa.

ADVERTISEMENT

“Dalam upaya mengantisipasi kematian ikan dewa berikutnya, pemerintah daerah saat ini tengah berupaya maksimal mengatasi permasalahan ini,” ujar Wabup Tuti di sela meninjau pembongkaran saluran air Balong Girang Cigugur, Minggu (8/2/2026).

Salah satu faktor utama yang memicu kematian ikan dewa adalah dampak tertutupnya sirkulasi air di Kolam Cigugur. Kondisi tersebut menyebabkan ikan tidak mendapatkan aliran air segar yang cukup, sehingga berdampak pada aktivitas dan kelangsungan hidup ikan. Saat ini sirkulasi air di kolam memang tertutup, sehingga ikan tidak bebas bergerak hilir-mudik menghirup air segar.

Terpisah, Kabag Perikanan Kuningan, Deni, menambahkan, berdasarkan hasil penelitian sementara, ditemukan adanya perubahan struktur saluran air yang mengganggu aliran alami.
Sebelumnya saluran ini dipasangi coran setinggi sekitar 50 sentimeter. Hari ini akan dicoba digali kembali sedalam 50 sentimeter agar kembali sama dengan permukaan awal.

RELATED POSTS

Krisis Etika Pejabat Publik di Kuningan Disorot, Aktivis : “Ini Sudah di Titik Nadir”

Sensasi Berkemah di Pasir Batang Desa Karangsari Darma

Granat Sisa Perang Ditemukan Saat Menggali Tanah untuk Pembuatan Septictank

Rizal : Persatuan Umat Islam (PUI) Hadir sebelum NKRI Merdeka

493 Napi Kuningan Mendapat Layanan NIK Disdukcapil

“Sistem pengairan yang ada dibuat seakan-akan air mengalir, namun sebenarnya aliran air di bagian bawah tertahan. Volume air berkurang karena sistem pembuangan dinaikkan, kemudian ditutup dan dicor. Akibatnya, air terlihat penuh di permukaan, tetapi air di bagian bawah tidak mengalir dan mengendap. Air yang mengendap di bawah tidak terbuang, sehingga kualitas air menurun. Ini yang harus diubah. Pola pengairannya perlu diperbaiki,” pungkas dia.*

Tags: Hampir punahIkan DewaKuningan
ShareTweetSend

Related Posts

Krisis Etika Pejabat Publik di Kuningan Disorot, Aktivis : “Ini Sudah di Titik Nadir”
Berita Utama

Krisis Etika Pejabat Publik di Kuningan Disorot, Aktivis : “Ini Sudah di Titik Nadir”

8 Mei 2026 07:20
Sensasi Berkemah di Pasir Batang Desa Karangsari Darma
Lifestyle

Sensasi Berkemah di Pasir Batang Desa Karangsari Darma

7 Mei 2026 11:32
Granat Sisa Perang Ditemukan Saat Menggali Tanah untuk Pembuatan Septictank
Daerah

Granat Sisa Perang Ditemukan Saat Menggali Tanah untuk Pembuatan Septictank

5 Mei 2026 18:35
Rizal : Persatuan Umat Islam (PUI) Hadir sebelum NKRI Merdeka
Daerah

Rizal : Persatuan Umat Islam (PUI) Hadir sebelum NKRI Merdeka

1 Mei 2026 13:34
493 Napi Kuningan Mendapat Layanan NIK Disdukcapil
Daerah

493 Napi Kuningan Mendapat Layanan NIK Disdukcapil

30 Apr 2026 22:53
Ucu Suryana : Setetes darah Menjadi Penentu Harapan Hidup
News

Ucu Suryana : Setetes darah Menjadi Penentu Harapan Hidup

29 Apr 2026 06:30
Next Post
Setelah Mercy Terbakar di Lingkar Nagreg, Kini Sebuah Mobil Terbakar Tol Purbaleunyi

Setelah Mercy Terbakar di Lingkar Nagreg, Kini Sebuah Mobil Terbakar Tol Purbaleunyi

Kades Minta Keadilan dan Penambahan Kompensasi Air Waduk Darma dari PAM Tirta Kamuning

Kades Minta Keadilan dan Penambahan Kompensasi Air Waduk Darma dari PAM Tirta Kamuning

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
TERBARU NIH! Cimory Bandung Buka Loker Helper Gudang Buat Lulusan SMA

TERBARU NIH! Cimory Bandung Buka Loker Helper Gudang Buat Lulusan SMA

7 Mei 2026 17:27
Info Loker BUMN: KAI Services Bandung Buka Lowongan Buat Lulusan SMA SMK

Info Loker BUMN: KAI Services Bandung Buka Lowongan Buat Lulusan SMA SMK

7 Mei 2026 16:55
YUK DAFTAR! PT Kahatex Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

YUK DAFTAR! PT Kahatex Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

8 Mei 2026 15:25
Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

28 Apr 2026 15:29
Usai Persib Tumbangkan Persija, Ribuan Bobotoh Sulap Bandung Jadi Lautan Biru

Usai Persib Tumbangkan Persija, Ribuan Bobotoh Sulap Bandung Jadi Lautan Biru

0
Wakil Ketua DPR RI Lepas Jemaah Haji Kabupaten Bandung, Tekankan Niat dan Kesehatan

Wakil Ketua DPR RI Lepas Jemaah Haji Kabupaten Bandung, Tekankan Niat dan Kesehatan

0
Kualitas Layanan Haji Disorot, Wakil Ketua DPR RI: Harus Sesuai Kesepakatan Panja  DPR

Kualitas Layanan Haji Disorot, Wakil Ketua DPR RI: Harus Sesuai Kesepakatan Panja DPR

0
Menteri KLH Djumhur Hidayat Ingatkan Jangan Jadi Birokrat Sontoloyo, Harus Utamakan Kepentingan Publik.

Menteri KLH Djumhur Hidayat Ingatkan Jangan Jadi Birokrat Sontoloyo, Harus Utamakan Kepentingan Publik.

0
Usai Persib Tumbangkan Persija, Ribuan Bobotoh Sulap Bandung Jadi Lautan Biru

Usai Persib Tumbangkan Persija, Ribuan Bobotoh Sulap Bandung Jadi Lautan Biru

10 Mei 2026 22:16
Wakil Ketua DPR RI Lepas Jemaah Haji Kabupaten Bandung, Tekankan Niat dan Kesehatan

Wakil Ketua DPR RI Lepas Jemaah Haji Kabupaten Bandung, Tekankan Niat dan Kesehatan

10 Mei 2026 22:03
Kualitas Layanan Haji Disorot, Wakil Ketua DPR RI: Harus Sesuai Kesepakatan Panja  DPR

Kualitas Layanan Haji Disorot, Wakil Ketua DPR RI: Harus Sesuai Kesepakatan Panja DPR

10 Mei 2026 21:48
Menteri KLH Djumhur Hidayat Ingatkan Jangan Jadi Birokrat Sontoloyo, Harus Utamakan Kepentingan Publik.

Menteri KLH Djumhur Hidayat Ingatkan Jangan Jadi Birokrat Sontoloyo, Harus Utamakan Kepentingan Publik.

10 Mei 2026 20:48
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.