terasjabar.id
Senin, 29 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Senin, 29 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Ragam

Kaleidoskop 2025: Pemimpin Pengecut vs Pemimpin Empatik di Tengah Musibah

Eka Purwanto by Eka Purwanto
30 Des 2025 05:03
in Ragam
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kaleidoskop 2025: Pemimpin Pengecut vs Pemimpin Empatik di Tengah Musibah

Bencana di Aceh. (Kolase)

TERASJABAR.ID – Tahun 2025 menjadi momen ujian bagi pemimpin di tengah bencana. Musibah yang melanda Sumatra tak sekadar memperlihatkan kehancuran lingkungan akibat eksploitasi puluhan tahun.

Lebih dari itu, musibah ini menjadi cermin karakter pemimpin di tengah krisis.

Di satu sisi, terlihat pemimpin yang tulus bekerja, rela berjuang bersama rakyat menghadapi dingin dan lapar.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, muncul wajah pemimpin yang pengecut, egois, dan lemah, yang memilih menghindar dari tanggung jawab atau cepat menyelamatkan diri sendiri.

Kasus Bupati Aceh Selatan 2025-2030, Mirwan MS, menjadi sorotan publik.

Saat rakyatnya kehilangan harta, rumah, bahkan sanak keluarga, ia justru melakukan perjalanan umrah bersama keluarga tanpa izin Menteri Dalam Negeri.

Berangkat umrah memang ibadah suci, namun saat bencana melanda, kepala daerah seharusnya menunda perjalanan.

Kehadiran dan aksi nyata dalam menangani krisis adalah wujud empati dan amanah jabatan yang bernilai ibadah.

Ketidakhadiran Mirwan menimbulkan reaksi keras, termasuk dari Presiden Prabowo Subianto, yang meminta Mendagri Tito Karnavian menindak kepala daerah yang mengabaikan tanggung jawab saat bencana.

Secara hukum, langkah Mirwan melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, yang dapat berujung pada sanksi pemberhentian sementara hingga tiga bulan.

Hal ini juga bertentangan dengan Permendagri Nomor 59 Tahun 2019, yang melarang izin perjalanan kepala daerah saat wilayahnya dilanda bencana.

RELATED POSTS

Rumah 2 Lantai Ambruk Nyaris Rata dengan Tanah

Tradisi Pareresan Agar Terhindar Dari Musim Paceklik dan Musibah

Kasus ini menghadirkan pelajaran penting. Antara lain; kepemimpinan sejati diuji dalam krisis.

Integritas, akuntabilitas, dan empati bukan sekadar slogan, melainkan kewajiban nyata seorang pemimpin.

Bencana menyingkap siapa yang benar-benar hadir untuk rakyat dan siapa yang memilih menyelamatkan diri sendiri, menjadi cermin karakter yang sulit ditutup, sekaligus pengingat bahwa amanah jabatan adalah tanggung jawab moral dan spiritual.-***

Tags: MusibahPemimpin EmpatikPemimpin Pengecut
ShareTweetSend

Related Posts

Rumah 2 Lantai Ambruk Nyaris Rata dengan Tanah
Daerah

Rumah 2 Lantai Ambruk Nyaris Rata dengan Tanah

12 Nov 2025 05:43
Tradisi Pareresan Agar Terhindar Dari Musim Paceklik dan Musibah
Daerah

Tradisi Pareresan Agar Terhindar Dari Musim Paceklik dan Musibah

2 Jul 2025 06:15
Next Post
Barcelona Siapkan Pelepasan Ter Stegen untuk Persiapkan Pemain Baru

Kiper Barcelona, Ter Stegen, Siap Hadapi Bursa Transfer Januari

Essay Akhir Tahun 2025: “BILA PERAMPOK DAN PENJILAT BERSATU”

Essay Akhir Tahun 2025: "BILA PERAMPOK DAN PENJILAT BERSATU"

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Buat Lulusan SMA SMK! Sour Sally Bandung Buka Loker Crew Outlet

Buat Lulusan SMA SMK! Sour Sally Bandung Buka Loker Crew Outlet

25 Jun 2026 14:52
TERBARU! Indomaret Bandung dan Cimahi Buka Loker Posisi Store Crew Buat Lulusan SMA SMK

TERBARU! Indomaret Bandung dan Cimahi Buka Loker Posisi Store Crew Buat Lulusan SMA SMK

23 Jun 2026 17:16
Gaji Rp5,5 Juta! PT Daese Garmin Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji Rp5,5 Juta! PT Daese Garmin Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

26 Jun 2026 16:02
Info Loker Gudang! PT Cipta Makmur Adipratama Adakan Lowongan Terbaru

Info Loker Gudang! PT Cipta Makmur Adipratama Adakan Lowongan Terbaru

24 Jun 2026 13:56
Cirebon Terbesar di Jawa Barat 15 Karya Budaya Asli Daerah Ditetapkan WBTb

Cirebon Terbesar di Jawa Barat 15 Karya Budaya Asli Daerah Ditetapkan WBTb

0
Motor Meluncur Melawan Arus di Kawasan Paslon Nagreg Disambar Truk, 1 Tewas 1 Luka

Motor Meluncur Melawan Arus di Kawasan Paslon Nagreg Disambar Truk, 1 Tewas 1 Luka

0
Guru Wajib Jadi Sahabat Murid, Bukan Mesin Baca Buku

Guru Wajib Jadi Sahabat Murid, Bukan Mesin Baca Buku

0
Chelsea Pasang Harga €40 Juta untuk Trevoh Chalobah

Chelsea Pasang Harga €40 Juta untuk Trevoh Chalobah

0
Cirebon Terbesar di Jawa Barat 15 Karya Budaya Asli Daerah Ditetapkan WBTb

Cirebon Terbesar di Jawa Barat 15 Karya Budaya Asli Daerah Ditetapkan WBTb

28 Jun 2026 22:57
Motor Meluncur Melawan Arus di Kawasan Paslon Nagreg Disambar Truk, 1 Tewas 1 Luka

Motor Meluncur Melawan Arus di Kawasan Paslon Nagreg Disambar Truk, 1 Tewas 1 Luka

28 Jun 2026 22:49
Guru Wajib Jadi Sahabat Murid, Bukan Mesin Baca Buku

Guru Wajib Jadi Sahabat Murid, Bukan Mesin Baca Buku

28 Jun 2026 22:44
Chelsea Pasang Harga €40 Juta untuk Trevoh Chalobah

Chelsea Pasang Harga €40 Juta untuk Trevoh Chalobah

28 Jun 2026 20:24

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.