TERASJABAR.ID – Persib Bandung telah lama kehilangan salah satu pemain cepat di bagian sayap yaitu Febri Haryadi.
Febri Bow Haryadi harus menjalani operasi di bagian lutut, ia mengalami cedera pada lututnya saat bermain di Piala Presiden 2024.
Jadi pada BRI Liga 1 mulai Bow tak pernah terlihat kehadirannya, padahal dirinya sudah menemukan kembali sentuhan terbaiknya, tetapi malah ditimpa musibah cedera.
Yang membuatnya harus menepi lagi untuk waktu yang lama.
Tetapi Bojan Hodak, pelaith Persib Bandung membagikan kabar yang cukup bagus yang menggembirakan Bobotoh.
Masa pemulihan cedera Febri Hariyadi hampir rampung. Gelandang Persib yang akrab disapa Bow ini dikatakan Coach Bojan sudah bisa berlatih bersama tim mulai bulan depan.
Pelatih PERSIB, Bojan Hodak meyakini, Bow akan segera berlatih. “Saya percaya, bulan depan (Maret 2025) dia akan mulai berlatih,” kata Hodak.
Namun Bojan Hodak juga tahu, Febri masih membutuhkan waktu untuk kembali tampil dalam sebuah pertandingan. Hodak mengatakan, situasi itu masih sulit untuk diprediksi.
- Juventus Percayakan Pos Direktur Olahraga kepada Marco Ottolini
- Lazio Bergerak Cepat di Bursa Transfer Usai Lepas Castellanos
- Idealnya Rakyat Indonesia Terbebas dari Pajak dan Dapat Memperoleh Subsidi untuk Semua Kebutuhan Hidupnya yang Pokok
- Republik yang Memungut Air Mata
- Tim SAR Gabungan Evakuasi 4 Pekerja Bangunan yang Tertimbun Longsor di Desa Cisempur Dalam Keadaan Meninggal Dunia
“Latihan ke pertandingan kompetitif masih butuh waktu lebih lama. Jadi kita lihat nanti. Ini sulit diprediksi, Tapi kemungkinan besar dia akan mulai berlatih bulan depan,”.
Tentunya dengan kehadiran Febri Haryadi bisa menambah kekuatan lini serang maung bandung,
Sebab saat ini kondisi Persib sedang berjuang untuk mempertahankan gelar juaranya. Maung Bandung kini masih bertengger di peringkat pertama.
Namun masalah cedera kini juga menghantui beberapa pemain maung bandung lainnya, seperti Dedi Kusnandar, Irianto, Marc Klok yang mengalami cedera.
Belum lagi ada David da Silva yang sudah rapuh dan sering cedera di musim in.















