TERASJABAR.ID – Insiden kekerasan yang terjadi di Cimaung telah membuat masyarakat setempat terkejut dan berduka. Seorang juru parkir yang menjadi korban kekerasan di sebuah minimarket akhirnya meninggal dunia.
Peristiwa ini dialami oleh seorang pemuda bernama Rizal Setiawan (24), warga Kampung Pasirhuni Wates, Desa Pasirhuni, Kecamatan Cimaung, meninggal dunia setelah dikeroyok dan ditusuk sekelompok orang di depan sebuah minimarket di Desa Cimaung, Kecamatan Cimaung, Minggu (16/2) sekitar pukul 18.30 WIB.
Berdasarkan laporan Babinsa Desa Cimaung, peristiwa tragis ini bermula ketika Rizal sedang bekerja sebagai juru parkir di Minimarket setempat.
Sekelompok orang yang diketahui merupakan anggota geng motor Brigez tiba-tiba datang dari arah Banjaran menuju Pangalengan setelah berbuka puasa bersama.
Dengan alasan yang belum diketahui, mereka langsung menyerang Rizal secara membabi buta.
Korban sempat berlari ke dalam minimarket untuk menyelamatkan diri, namun para pelaku terus mengejarnya dan melakukan penusukan berkali-kali di bagian badan dan tangan.
Akibat luka parah yang dideritanya, Rizal akhirnya meninggal dunia. Korban sempat dilarikan ke Klinik Sehat Medika, namun dokter menyatakan ia telah meninggal dunia saat tiba di lokasi.
- Pesantren Benteng Utama Lindungi Anak dari Ancaman Digital
- Menkomdigi Tegaskan Kesadaran Diri sebagai Kunci Utama Lindungi Generasi Muda dari Risiko Digital
- Soal Isu Mark Up Harga Sepatu Sekolah Rakyat, Mensos: Itu Fitnah, Hoaks!
- Warga Kubang Digegerkan Temukan Mayat Perempuan 60 Tahun Mengambang di Irigasi Cikunten, “Polisi Lakukan Penyelidikan”
- Real Madrid Diterpa Konflik Internal, Carreras Diduga Konfirmasi Insiden Panas dengan Rüdiger
Aparat kepolisian dari Polsek Cimaung, termasuk Kapolsek, Kanit Reskrim, Babinsa, Babinmas, Provost Polsek, dan anggota lainnya, segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan.
Tentu kejadian ini harus diusut tuntas oleh pihak kepolisian apa penyebab utama para oknum geng motor brigez tersebut melakukan pengeroyokan.
















