TERASJABAR.ID – Ribuan jemaah haji Indonesia termasuk jemaah haji dari berbagai negara, berduyun-duyun memadati kawasan Jamarat di Mina, Makkah, Arab Saudi, melaksanakan lempar jumrah Aqabah pada 10 Zulhijah sebagai bagian dari rangkaian wajib haji.
Prosesi lempar jumrah dilakukan dengan melempar tujuh batu kerikil ke tiang jumrah Aqabah sebagai simbol perlawanan terhadap godaan setan, sekaligus meneladani perjalanan Nabi Ibrahim AS. Demikian kabar dari Mina seperti dilansir Hajinews.com, Rabu (27/5/2026).
Terpantau sejak pagi hari, arus jemaah terus bergerak menuju area Jamarat dengan pengawalan ketat petugas keamanan dan layanan haji Arab Saudi guna memastikan pelaksanaan ibadah berjalan tertib dan aman.
Para jemaah tampak berjalan kaki secara berkelompok dari tenda-tenda penginapan di Mina menuju lokasi pelemparan jumrah. Suasana ibadah berlangsung khusyuk meski kepadatan jemaah meningkat selama pelaksanaan ritual tersebut.
Sementara itu, pemerintah Arab Saudi bersama petugas penyelenggara haji juga menerapkan pengaturan jadwal lempar jumrah guna mengurangi kepadatan dan menjaga keselamatan jemaah selama berada di kawasan Jamarat.
Selain menjadi salah satu rangkaian wajib haji, lempar jumrah Aqabah juga menandai dimulainya tahapan tahallul awal bagi jemaah setelah sebelumnya menjalani wukuf di Arafah dan mabit di Muzdalifah.
Petugas haji terus mengimbau jemaah agar menjaga kondisi fisik, membawa perlengkapan seperlunya, memperbanyak minum air, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran pelaksanaan ibadah di tengah cuaca panas Arab Saudi.*
















