terasjabar.id
Senin, 11 Mei 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Senin, 11 Mei 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Indonesia Darurat Bullying :( Paradoksal Dunia Gen Z & Alpha )

Herman by Herman
10 Nov 2025 09:26
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Indonesia Darurat Bullying :( Paradoksal Dunia Gen Z & Alpha )

Oleh : Subchan Daragana
Magister Komunikasi UBakrie

Kasus ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta baru-baru ini menyisakan luka dan tanya yang dalam. Di balik kabar bahwa pelaku sering menjadi korban bullying, publik tersadar: ada sesuatu yang genting sedang terjadi di ruang-ruang sekolah kita. Kekerasan yang seharusnya asing di lingkungan belajar kini justru muncul dari antara anak-anak kita sendiri.

ADVERTISEMENT

Bullying bukan sekadar ejekan sepele atau candaan yang kebablasan. Dalam ranah psikologi, bullying adalah bentuk kekerasan sistematis fisik, verbal, sosial, atau digital yang menempatkan seseorang dalam posisi lemah dan tertekan. Para ahli seperti Olweus (1993) menyebutnya sebagai tindakan agresif yang dilakukan berulang, melibatkan ketidakseimbangan kekuatan antara pelaku dan korban.

Dalam konteks digital, ia menjelma menjadi cyberbullying, penghinaan, penyebaran foto atau video pribadi, serta serangan komentar di media sosial yang bisa melukai jauh lebih dalam daripada tamparan fisik.

Generasi Z dan Alpha yang tumbuh bersama gawai dan media sosial ternyata hidup di dunia yang paradoksal. Di satu sisi, mereka lebih terkoneksi, kritis, dan ekspresif. Namun di sisi lain, mereka juga lebih rentan terhadap tekanan sosial, perbandingan diri, dan serangan digital. Studi dari UNICEF (2022) menyebut hampir 45% remaja Indonesia pernah mengalami bullying, baik di sekolah maupun daring. Lebih mengkhawatirkan lagi, banyak yang menormalisasi kekerasan itu sebagai “candaan teman.”

RELATED POSTS

Chery QQ3 Diprediksi Jadi Penantang Baru di Segmen EV Indonesia

Wamenkomdigi: Indonesia Punya Peluang Rebut Posisi Strategis di Rantai Pasok AI Global

AMERIKA MENCIPTAKAN SUASANA PERANG DI INDONESIA

Indonesia Serukan Reformasi PBB agar Lebih Inklusif dan Demokratis

Bangun Ekosistem Olahraga Terpadu, Pemerintah Siapkan Lompatan Prestasi dan Jaminan Kesejahteraan Atlet

Sekolah, yang seharusnya menjadi tempat aman bagi tumbuhnya karakter dan ilmu, justru menjadi ladang subur bagi perilaku saling merendahkan. Budaya senioritas, tekanan akademik, hingga lemahnya keteladanan guru dalam mengelola empati memperburuk keadaan. Dalam riset KPAI (2023), laporan kasus kekerasan di sekolah meningkat lebih dari 20% dibanding tahun sebelumnya. Sebagian besar berakar pada masalah sepele yang tidak pernah diselesaikan secara sehat.

Pengasuhan di rumah pun ikut berperan. Banyak orang tua yang tanpa sadar menanamkan pola asuh otoriter atau permisif berlebihan. Anak yang terbiasa dipukul karena salah kecil, atau justru dibiarkan tanpa batas, tumbuh tanpa kemampuan mengelola emosi dan empati. Ia belajar bahwa kekerasan adalah bahasa yang sah. Dalam kaca mata komunikasi, ini disebut modeling behavior, anak meniru perilaku orang dewasa di sekitarnya sebagai rujukan bertindak.

Page 1 of 2
12Next
Tags: BulyingDaruratGenerasi zindonesia
ShareTweetSend

Related Posts

Chery QQ3 Diprediksi Jadi Penantang Baru di Segmen EV Indonesia
Ragam

Chery QQ3 Diprediksi Jadi Penantang Baru di Segmen EV Indonesia

7 Mei 2026 16:03
Wamenkomdigi: Indonesia Punya Peluang Rebut Posisi Strategis di Rantai Pasok AI Global
News

Wamenkomdigi: Indonesia Punya Peluang Rebut Posisi Strategis di Rantai Pasok AI Global

6 Mei 2026 22:24
AMERIKA MENCIPTAKAN SUASANA PERANG DI INDONESIA
Berita Utama

AMERIKA MENCIPTAKAN SUASANA PERANG DI INDONESIA

20 Apr 2026 07:33
Indonesia Serukan Reformasi PBB agar Lebih Inklusif dan Demokratis
News

Indonesia Serukan Reformasi PBB agar Lebih Inklusif dan Demokratis

19 Apr 2026 11:48
Bangun Ekosistem Olahraga Terpadu, Pemerintah Siapkan Lompatan Prestasi dan Jaminan Kesejahteraan Atlet
News

Bangun Ekosistem Olahraga Terpadu, Pemerintah Siapkan Lompatan Prestasi dan Jaminan Kesejahteraan Atlet

23 Feb 2026 14:35
53 Kelompok Komoditas Pertanian Indonesia Bebas Tarif ke AS
Ekonomi

53 Kelompok Komoditas Pertanian Indonesia Bebas Tarif ke AS

21 Feb 2026 13:52
Next Post
Jadi Penopang Ekonomi Nasional, Sektor Pertanian Sumbang 14,35 Persen PDB

Jadi Penopang Ekonomi Nasional, Sektor Pertanian Sumbang 14,35 Persen PDB

2 Mahasiswa yang Tenggelam Saat Rafting, Akhirnya Ditemukan

2 Mahasiswa yang Tenggelam Saat Rafting, Akhirnya Ditemukan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
TERBARU NIH! Cimory Bandung Buka Loker Helper Gudang Buat Lulusan SMA

TERBARU NIH! Cimory Bandung Buka Loker Helper Gudang Buat Lulusan SMA

7 Mei 2026 17:27
Info Loker BUMN: KAI Services Bandung Buka Lowongan Buat Lulusan SMA SMK

Info Loker BUMN: KAI Services Bandung Buka Lowongan Buat Lulusan SMA SMK

7 Mei 2026 16:55
YUK DAFTAR! PT Kahatex Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

YUK DAFTAR! PT Kahatex Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

8 Mei 2026 15:25
Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

28 Apr 2026 15:29
Usai Persib Tumbangkan Persija, Ribuan Bobotoh Sulap Bandung Jadi Lautan Biru

Usai Persib Tumbangkan Persija, Ribuan Bobotoh Sulap Bandung Jadi Lautan Biru

0
Wakil Ketua DPR RI Lepas Jemaah Haji Kabupaten Bandung, Tekankan Niat dan Kesehatan

Wakil Ketua DPR RI Lepas Jemaah Haji Kabupaten Bandung, Tekankan Niat dan Kesehatan

0
Kualitas Layanan Haji Disorot, Wakil Ketua DPR RI: Harus Sesuai Kesepakatan Panja  DPR

Kualitas Layanan Haji Disorot, Wakil Ketua DPR RI: Harus Sesuai Kesepakatan Panja DPR

0
Menteri KLH Djumhur Hidayat Ingatkan Jangan Jadi Birokrat Sontoloyo, Harus Utamakan Kepentingan Publik.

Menteri KLH Djumhur Hidayat Ingatkan Jangan Jadi Birokrat Sontoloyo, Harus Utamakan Kepentingan Publik.

0
Usai Persib Tumbangkan Persija, Ribuan Bobotoh Sulap Bandung Jadi Lautan Biru

Usai Persib Tumbangkan Persija, Ribuan Bobotoh Sulap Bandung Jadi Lautan Biru

10 Mei 2026 22:16
Wakil Ketua DPR RI Lepas Jemaah Haji Kabupaten Bandung, Tekankan Niat dan Kesehatan

Wakil Ketua DPR RI Lepas Jemaah Haji Kabupaten Bandung, Tekankan Niat dan Kesehatan

10 Mei 2026 22:03
Kualitas Layanan Haji Disorot, Wakil Ketua DPR RI: Harus Sesuai Kesepakatan Panja  DPR

Kualitas Layanan Haji Disorot, Wakil Ketua DPR RI: Harus Sesuai Kesepakatan Panja DPR

10 Mei 2026 21:48
Menteri KLH Djumhur Hidayat Ingatkan Jangan Jadi Birokrat Sontoloyo, Harus Utamakan Kepentingan Publik.

Menteri KLH Djumhur Hidayat Ingatkan Jangan Jadi Birokrat Sontoloyo, Harus Utamakan Kepentingan Publik.

10 Mei 2026 20:48
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.