TERASJABAR.ID – Para ilmuwan di berbagai negara terus mengembangkan pendekatan baru untuk menghadapi penyakit Alzheimer, gangguan neurodegeneratif yang menyebabkan penurunan daya ingat dan kemampuan berpikir secara bertahap.
Seiring meningkatnya usia harapan hidup masyarakat, jumlah penderita Alzheimer juga terus bertambah, sehingga menjadi tantangan besar bagi keluarga maupun sistem kesehatan.
Pada tahap awal, Alzheimer biasanya ditandai dengan mudah lupa dan kesulitan mengingat peristiwa yang baru terjadi.
Seiring waktu, penderita dapat mengalami gangguan komunikasi, kesulitan mengambil keputusan, tidak mengenali orang terdekat, hingga kehilangan kemampuan menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa bantuan.
Selama bertahun-tahun, penelitian berfokus pada penumpukan plak amiloid dan protein tau di otak sebagai penyebab utama penyakit ini.
Namun kini para peneliti menyadari bahwa Alzheimer melibatkan berbagai mekanisme biologis yang saling berkaitan. Salah satu yang mendapat perhatian besar adalah peradangan kronis di otak.
Dalam kondisi normal, sel imun otak berfungsi melindungi jaringan saraf dari zat berbahaya.
Akan tetapi, jika aktivitasnya berlangsung berlebihan dalam waktu lama, sel-sel tersebut justru dapat merusak neuron sehat dan mempercepat perkembangan penyakit.
Sebuah studi yang diterbitkan di jurnal eNeuro meneliti potensi cannabidiol (CBD), senyawa alami dari tanaman ganja yang tidak menimbulkan efek mabuk.
Tim yang dipimpin Baban dari Universitas Augusta menguji CBD pada tikus yang memiliki karakteristik mirip Alzheimer.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa CBD mampu menurunkan aktivitas sejumlah molekul pemicu peradangan dan memengaruhi beberapa jalur sistem imun yang terkait dengan kesehatan otak.
Temuan ini mengindikasikan bahwa CBD berpotensi bekerja melalui berbagai mekanisme sekaligus.
Meski menjanjikan, penelitian ini masih terbatas pada hewan.
Uji klinis pada manusia tetap diperlukan untuk memastikan efektivitas, keamanan, dosis yang tepat, serta manfaat nyata CBD dalam membantu penanganan penyakit Alzheimer.-***










