TERASJABAR.ID – Prancis langsung mengambil inisiatif sejak awal pertandingan.
Mereka sudah menekan ke area penalti Irak. Lucas Digne melakukan penetrasi hingga garis tengah sebelum mengirimkan umpan silang yang berhasil dihalau pertahanan lawan.
Bola kemudian kembali ke area berbahaya, dan Kylian Mbappé hampir saja menyentuhnya untuk membuka skor lebih cepat.
Irak tidak tinggal diam. Zidane Iqbal menunjukkan ketenangan dengan turun menjemput bola dan memulai skema serangan.
Ia bahkan sempat dilanggar dalam situasi yang berpotensi menjadi tendangan bebas, namun wasit Drew Fischer tidak menganggap adanya pelanggaran dari tarikan pemain Prancis.
Memasuki menit ke-6, Irak mulai percaya diri dengan penguasaan bola yang cukup rapi.
Mereka menunjukkan bahwa tekanan awal Prancis tidak membuat mereka gentar, dan tetap berusaha membangun permainan dari lini tengah.
Prancis kembali meningkatkan intensitas. Mbappé dijatuhkan saat melakukan putaran cepat, menghasilkan tendangan bebas.
Dari situ, peluang terus berkembang hingga Olise mengirim umpan cantik ke arah Mbappé yang kemudian menghasilkan rangkaian situasi berbahaya, termasuk tendangan sudut dan peluang yang masih melenceng tipis.
Prancis terus menekan lewat kombinasi Dembele dan Koundé, membangun serangan secara perlahan namun pasti.
Irak sempat mendapat tekanan fisik, termasuk pelanggaran terhadap Mbappé yang berbuah kartu kuning untuk al-Ammari.
Akhirnya, pada menit ke-14, Mbappé benar-benar mencetak gol pembuka melalui tembakan keras menggunakan kaki yang bukan dominannya.
Gol ini menjadi momen spesial dalam penampilan ke-100-nya untuk Prancis, sekaligus membawa Les Bleus unggul 1-0.
Hingga babak pertama berakhir kedudukan sementara 1-0 untuk kemenangan Prancis.-***
















