terasjabar.id
Senin, 15 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Senin, 15 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Duhhh…Ruang Kelas Sekolah Ternyata Didesain untuk Sejak Awal Membuat Warga Tunduk pada Kekuasaan

ehr by ehr
15 Jun 2026 07:51
in Pendidikan, Berita Utama
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Duhhh…Ruang Kelas Sekolah Ternyata Didesain untuk Sejak Awal Membuat Warga Tunduk pada Kekuasaan

Orasi ilmiah Prof. Dr. Acep Iwan Saidi, S.S., M.Hum., saat dikukuhkan sebagai anggota baru guru besar ITB. Pengukuhan diselenggarakan oleh Forum Guru Besar Institut Teknologi Bandung (FGB-ITB), Sabtu (13/6/2026).

TERASJABAR.ID – Ruang belajar siswa sekolah dasar dan menengah sejak awal telah diintervensi oleh ideologi dan kekuasaan. Desain ruang sekolah siswa merupakan projek politik kekuasaan untuk menundukkan warga. Secara tersembunyi, projek ini menyelip dalam paradigma modernisme yang menjadi gaya desainnya.

Hal itu dikemukakan dalam orasi ilmiah Prof. Dr. Acep Iwan Saidi, S.S., M.Hum., saat dikukuhkan sebagai anggota baru guru besar ITB. Pengukuhan diselenggarakan oleh Forum Guru Besar Institut Teknologi Bandung (FGB-ITB), Sabtu (13/6/2026).

ADVERTISEMENT

Pada orasi ilmiah bertajuk “Ideologi dan Kekuasaan di Balik Desain Ruang Belajar Siswa Sekolah Dasar dan Menengah di Indonesia”, Prof. Acep –akrab dipanggil Ais– mengatakan, paradigma modernisme bersifat sistemik, membatasi ekspresi, mengedepankan struktur, dan membersihkan ruang dari elemen-elemen kultural.

“Paradigma ini memang berlaku global, tetapi di Indonesia gayung bersambut dengan ideologi kekuasaan. Intervensi kekuasaan disimbolkan melalui penghadiran gambar presiden, lambang negara, dan wakil presiden di ruang kelas. Gambar-gambar itu kan tidak ada kaitannya dengan materi dan proses belajar,” tegas Ais.

FGB ITB

Menurut Ais, ruangan dengan paradigma desain dan intervensi kekuasaan demikian telah menyebabkan siswa terbelenggu, pasif, tidak kritis, dan miskin kreativitas. “Bayangkan, setelah selesai sekolah dasar, di sekolah menengah pertama dan atas siswa juga masuk ke ruangan dengan desain dan kondisi yang sama. Dua belas tahun warga Indonesia dibelenggu, tubuhnya ditundukkan oleh desain ruang yang sistemik dan ideologis,” tandasnya.

RELATED POSTS

Tahap PCMB Kembali Diperpanjang Hingga 11 Juni 2026, Murid Masih Punya Waktu Mengisi Data

Dukung Perpres ATS, Kemendikdasmen Hadirkan Layanan Pendidikan sesuai Kondisi dan Kebutuhan Anak

BGN Perkuat Validasi Data Penerima MBG, Libatkan Sekolah hingga Pemerintah Daerah

Disdik Jabar Gandeng UM Bandung Dorong Anak Tidak Sekolah Kembali Belajar

KDM Upayakan Lahirnya Kelas Menengah Baru Lewat Sekolah Industri Unggulan

Ais juga menyampaikan, ruang itu telah kadaluarsa dan sudah tidak kontekstual. Dari sebelum kemerdekaan sampai sekarang, ruangan itu tetap begitu. Ajaib, padahal konteks zamannya telah jauh berubah, telah jauh meninggalkannya. Jadi, desain ini sudah saatnya dievaluasi dan diubah.

Berdasarkan analisisnya, melalui orasi yang disampaikan selama dua puluh menit tersebut, Ais merekomendasikan lima hal.

Pertama, desain ruang belajar siswa bukan hanya infrastruktur fisik sebagai tempat belajar, melainkan juga konstruksi arsitektural substansial sarat makna yang berpengaruh dalam membentuk diri siswa yang berkarakter dan kreatif. Oleh sebab itu, desain ruang belajar harus menjadi pertimbangan dalam pemutusan kebijakan dan penyusunan sistem pendidikan kedepan.

Kedua, subjek yang berkarakter dan kreatif hanya dimungkinkan jika siswa bisa belajar pada ruang yang membebaskan, yakni ruang yang tidak diintervensi oleh berbagai kepentingan di luar ranah pendidikan, apalagi subversi politik kekuasaan sebagaimana terjadi selama ini di Indonesia.

Ketiga, ruang yang membebaskan adalah tempat di mana siswa memiliki keterikatan emosional terhadapnya; ruang yang didesain menjadi miliknya, bukan yang dirancang untuknya. Oleh sebab itu, ruang belajar harus didesain berbasis penelitian terhadap kebutuhan anak-anak dan remaja, bukan atas dasar projek pembangunan semata.

Keempat, karakter diri kreatif dibangun di atas konteks perilaku sosial budaya keseharian yang beragam dan kompleks. Desain ruang belajar sejatinya relevan dengan keragaman dan kompleksitas tersebut. Hal ini berarti bahwa desain ruang belajar modernis yang sekarang masih digunakan telah tidak kontekstual (kadaluarsa) mengingat paradigma kehidupan sosial budaya hari ini-terutama pada tingkat globaltelah jauh meningalkannya.

“Kelima, disadari bahwa sejarah peradaban Indonesia tidak berjalan linear, melainkan berkelindan dalam kompleksitas, berhubungan sekaligus juga saling bertengan satu lain. Di sini, tradisi dan modernitas dapat hidup berdampingan. Oleh sebab itu, dalam perancangan desain ruang belajar, penggalian dan pemberian nilai baru pada tradisi penting dilakukan. Alih-alih, hal ini justeru yang menjadi karakter posmodernitas,” jelasnya.

Orasi ilmiah FGB ITB tersebut juga diikuti oleh tiga orang orator lain, yakni Prof. Ir. Gatot Yudoko, M.A.SC., Ph.D. yang membawakan topik ‘Peran Strategi Operasi Berkelanjutan dalam Mendukung Daya Saing Organisasi Indonesia, Prof. Dr. Eng. Herman, M.S. dengan topik FILM TIPIS ORGANIK: Fabrikasi, Karakterisasi dan Aplikasinya, dan Prof. Dr. Iriawati, M.Sc. dengan topik orasi ‘Eksplorasi Komprehensif Biosains Tumbuhan: Struktur, Pemuliaan, dan Inovasi Terapi Nanomedis.*

Tags: DidesainKekuasaanSekolah
ShareTweetSend

Related Posts

Tahap PCMB Kembali Diperpanjang Hingga 11 Juni 2026, Murid Masih Punya Waktu Mengisi Data
Pendidikan

Tahap PCMB Kembali Diperpanjang Hingga 11 Juni 2026, Murid Masih Punya Waktu Mengisi Data

10 Jun 2026 14:06
Dukung Perpres ATS, Kemendikdasmen Hadirkan Layanan Pendidikan sesuai Kondisi dan Kebutuhan Anak
Pendidikan

Dukung Perpres ATS, Kemendikdasmen Hadirkan Layanan Pendidikan sesuai Kondisi dan Kebutuhan Anak

5 Jun 2026 19:12
BGN Perkuat Validasi Data Penerima MBG, Libatkan Sekolah hingga Pemerintah Daerah
News

BGN Perkuat Validasi Data Penerima MBG, Libatkan Sekolah hingga Pemerintah Daerah

2 Jun 2026 18:52
Disdik Jabar Gandeng UM Bandung Dorong Anak Tidak Sekolah Kembali Belajar
Pendidikan

Disdik Jabar Gandeng UM Bandung Dorong Anak Tidak Sekolah Kembali Belajar

21 Mei 2026 12:17
KDM Upayakan Lahirnya Kelas Menengah Baru Lewat Sekolah Industri Unggulan
News

KDM Upayakan Lahirnya Kelas Menengah Baru Lewat Sekolah Industri Unggulan

27 Apr 2026 14:35
Gubernur KDM Dorong Pembelajaran Terapan di Sekolah
News

Gubernur KDM Dorong Pembelajaran Terapan di Sekolah

22 Apr 2026 16:44
Next Post
Gol Telat Amad Diallo Antar Pantai Gading Taklukkan Ekuador 1-0

Gol Telat Amad Diallo Antar Pantai Gading Taklukkan Ekuador 1-0

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

11 Jun 2026 16:39
Untuk Lulusan SMA SMK! Gramedia Bandung Buka Loker Teranyar

Untuk Lulusan SMA SMK! Gramedia Bandung Buka Loker Teranyar

11 Jun 2026 17:23
Buat Lulusan SMA SMK! PT Knitto Tekstil Bandung Buka Loker Operator Gudang

Buat Lulusan SMA SMK! PT Knitto Tekstil Bandung Buka Loker Operator Gudang

7 Jun 2026 16:24
Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

5 Jun 2026 16:11
Gol Telat Amad Diallo Antar Pantai Gading Taklukkan Ekuador 1-0

Gol Telat Amad Diallo Antar Pantai Gading Taklukkan Ekuador 1-0

0
Duhhh…Ruang Kelas Sekolah Ternyata Didesain untuk Sejak Awal Membuat Warga Tunduk pada Kekuasaan

Duhhh…Ruang Kelas Sekolah Ternyata Didesain untuk Sejak Awal Membuat Warga Tunduk pada Kekuasaan

0
Wakil Walikota Tasikmalaya Ungkap KPU Harus Punya Kantor Sendiri, Malu Kalau Terus Numpang di Aset Kabupaten

Wakil Walikota Tasikmalaya Ungkap KPU Harus Punya Kantor Sendiri, Malu Kalau Terus Numpang di Aset Kabupaten

0
Wisata Air Zam Zam Pool Nyaris Renggut Korban Anak

Wisata Air Zam Zam Pool Nyaris Renggut Korban Anak

0
Gol Telat Amad Diallo Antar Pantai Gading Taklukkan Ekuador 1-0

Gol Telat Amad Diallo Antar Pantai Gading Taklukkan Ekuador 1-0

15 Jun 2026 09:01
Duhhh…Ruang Kelas Sekolah Ternyata Didesain untuk Sejak Awal Membuat Warga Tunduk pada Kekuasaan

Duhhh…Ruang Kelas Sekolah Ternyata Didesain untuk Sejak Awal Membuat Warga Tunduk pada Kekuasaan

15 Jun 2026 07:51
Wakil Walikota Tasikmalaya Ungkap KPU Harus Punya Kantor Sendiri, Malu Kalau Terus Numpang di Aset Kabupaten

Wakil Walikota Tasikmalaya Ungkap KPU Harus Punya Kantor Sendiri, Malu Kalau Terus Numpang di Aset Kabupaten

15 Jun 2026 05:47
Wisata Air Zam Zam Pool Nyaris Renggut Korban Anak

Wisata Air Zam Zam Pool Nyaris Renggut Korban Anak

15 Jun 2026 05:38

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.