TERASJABAR.ID – Dalam kunjungan kerja reses ke Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Komisi X DPR RI tidak hanya meninjau kondisi fisik sekolah, tetapi juga menyerap berbagai persoalan mendasar yang dihadapi tenaga pendidik.
Isu kesejahteraan guru serta peningkatan kompetensi menjadi perhatian utama yang muncul dari aspirasi masyarakat setempat.
Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyebut masukan dari wilayah Toba sangat relevan dengan pembahasan revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang tengah berlangsung.
Menurutnya, tingginya perhatian masyarakat terhadap pendidikan harus diimbangi regulasi yang berpihak pada kesejahteraan guru.
“Karena saat ini Komisi X sedang melakukan revisi undang-undang (Sistem Pendidikan Nasional, beberapa hal yang menjadi aspirasi, termasuk kesejahteraan dan kompetensi guru di sini, itu juga tadi dikemukakan,” jelas Hetifah, sebagaimana ditulis Parlementaria pada Kamis (23/04/2026)
Ia menegaskan, berbagai aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan penting dalam penyusunan kebijakan nasional agar berdampak luas, tidak hanya bagi Toba tetapi juga daerah lain.
Di lapangan, salah satu persoalan yang menonjol adalah kondisi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang kerap kurang mendapat perhatian.
Padahal, peran PAUD sangat krusial dalam membentuk dasar perkembangan anak.
Banyak guru PAUD masih menerima honor yang jauh dari layak, sehingga perlu intervensi melalui regulasi.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati, menegaskan peningkatan kesejahteraan guru, khususnya PAUD, akan menjadi fokus dalam pembahasan Panitia Kerja RUU Sisdiknas.
Selain itu, ia juga menyoroti perlunya evaluasi jalur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru agar lebih sesuai kebutuhan SDM daerah.
Melalui revisi tersebut, diharapkan tercipta sistem pendidikan yang lebih adil dan inklusif.-***
















