Partisipasi aktif Indonesia dalam forum ini menegaskan peran strategisnya dalam mendorong transformasi sistem pangan global di tengah dinamika dunia yang terus berubah, sekaligus memperkuat sektor pertanian nasional sebagai pilar utama pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Secara terpisah, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, tantangan pangan tidak lagi bersifat lokal, melainkan lintas negara dan semakin kompleks, mulai dari krisis iklim, gejolak geopolitik, hingga disrupsi rantai pasok.
“Tidak ada satu negara pun yang bisa berdiri sendiri menghadapi tantangan ini. Kolaborasi regional adalah kunci untuk menjaga stabilitas pasokan, meningkatkan produktivitas, dan memastikan akses pangan tetap terjaga,” tegasnya.
Ia menekankan, kerja sama antarnegara harus bergerak lebih maju, tidak hanya sebatas forum, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata seperti pertukaran teknologi, penguatan riset bersama, hingga skema pembiayaan inovatif untuk sektor pertanian.***
Sumber: Kementan














