TERASJABAR.ID – Sebagian besar wilayah di Jawa Barat diprediksi mengalami musim kemarau lebih kering dibandingkan kondisi biasanya pada tahun 2026.
Bahkan, musim kemarau tahun ini disebut lebih kering dibandingkan rata-rata klimatologis dalam 30 tahun terakhir.
Hal itu disampaikan Prakirawan Cuaca Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat Vivi Indhira dalam kegiatan Press Release Musim Kemarau Jawa Barat 2026 yang diselenggarakan oleh BMKG secara daring.
Vivi mengatakan, sebanyak 93 persen wilayah di Jawa Barat akan mengalami sifat hujan di bawah normal saat musim kemarau. Artinya, curah hujan bakal lebih rendah dibandingkan rata-rata normalnya sehingga musim kemarau tahun ini lebih kering dibandingkan biasanya.
Adapun, sejumlah wilayah yang mengalami kondisi tersebut, di antaranya Kota Bandung, Kota Tasikmalaya, Cianjur, Sukabumi, Bekasi, Cirebon dan Kuningan.
Hanya sebagian kecil atau 7 persen wilayah di Jawa Barat yang mengalami sifat hujannya normal dibandingkan kondisi biasanya.
Selain lebih kering, musim kemarau tahun ini juga diprediksi berlangsung lebih panjang di sebagian besar atau 81 persen wilayah di Jawa Barat. Wilayah yang akan mengalami kondisi tersebut, di antaranya Sukabumi, Karawang, Indramayu dan Kota Tasikmalaya.
Hanya sebagian kecil atau 10 persen wilayah yang durasi musim kemaraunya sama dengan kondisi normal, terutama di bagian tengah dan timur Jawa Barat.
















