TERASJABAR.ID – Pemerintah saat ini selain melakukan program makan bergzi gratis ada juga cek kesehatan gratis (CKG) untuk kado ulang tahun yang sedang di gencarkan.
Program pemeriksaan cek kesehatan gratis ini dimulai pada hari ini, Senin (10/2/2025).
Masyarakat dapat mengaksesnya di puskesmas terdekat, dengan terlebih dahulu mendaftar online melalui aplikasi SatuSehat mobile atau datang langsung ke puskesmas bagi wilayah yang kesulitan internet.
Program cek kesehatan gratis ini terbagi menjadi tiga jenis, yakni CKG Ulang Tahun, CKG Sekolah, dan CKG Khusus.
Program yang dimulai hari ini adalah CKG ulang tahun yang ditujukan untuk masyarakat berusia 6 tahun ke bawah dan 18 tahun ke atas.
Sementara anak berusia 7-17 tahun, baru bisa mengikuti CKG pada Juli 2025, sesuai tahun ajaran baru dan dilakukan di sekolah masing-masing.
- Jaga Stabilitas Awal Tahun 2026, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik
- Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang, Danantara Bangun 600 Huntara
- Cek Kesehatan Gratis Tembus 70 Juta Peserta, Kemenkes Apresiasi Partisipasi Masyarakat dan Dedikasi Nakes
- Menkeu: Penyesuaian Gaji PNS 2026 Masih Menunggu Gambaran Fiskal
- Bapanas Optimis Ketersediaan Pangan Pokok Strategis Mencukupi di Tahun 2026 Tanpa Importasi
Berikut cara daftar cek kesehatan gratis melalui aplikasi SatuSehat Mobile
- Unduh dan buka aplikasi SatuSehat Mobile
- Login akun SatuSehat
- Klik “Periksa Kesehatan Gratis”
- Klik “Tiket Pemeriksaan”
- Klik “Buat Tiket Baru”, kemudian isi dan lengkapi data diri
- Lalu, pilih jadwal dan lokasi pemeriksaan
- Jika sudah, periksa kembali data dan klik “Simpan”
- Pendaftaran berhasil dan mendapatkan tiket untuk ditunjukkan saat pemeriksaan.
Selain cara diatas kalian juga melakukan pendaftaran melalui WhatsApp layanan Kemenkes dan juga bisa Datang ke Puskesmas dengan membawa KTP dan isi formular dengan lengkap.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa layanan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan sejak dini.
Namun, ia menekankan bahwa pemeriksaan yang diberikan hanya sebatas skrining kesehatan, bukan diagnosa maupun pengobatan.
Program cek kesehatan gratis ini dapat diikuti oleh seluruh masyarakat yang memenuhi beberapa persyaratan.


















